RUANG PARIPURNA DPRD Kalsel “Menjadi Bersejarah” Dipenuhi Massa Aksi

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 21:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi yang berlangsung dari depan gedung DPRD Kalsel itu menjadi bersejarah karena untuk pertama kalinya massa diperbolehkan masuk dan mengisi ruang Paripurna, Rabu (26/11/2025) (SuarIndonesia/HM).

Aksi yang berlangsung dari depan gedung DPRD Kalsel itu menjadi bersejarah karena untuk pertama kalinya massa diperbolehkan masuk dan mengisi ruang Paripurna, Rabu (26/11/2025) (SuarIndonesia/HM).

SuarIndonesia – Ratusan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Rabu (26/11/2025).

Aksi yang berlangsung dari depan gedung DPRD Kalsel itu menjadi bersejarah karena untuk pertama kalinya massa diperbolehkan masuk dan mengisi ruang Paripurna, tempat para wakil rakyat biasanya menggelar sidang-sidang resmi.

Para peserta aksi menyampaikan enam tuntutan utama yang mereka nilai berkaitan langsung dengan hak masyarakat, kelestarian lingkungan, serta arah kebijakan pemerintah.

Tuntutan tersebut antara lain:

Mendesak DPRD Provinsi Kalsel bersikap kritis kepada DPD RI, DPR RI, dan pemerintah pusat terkait penetapan KUHAP baru yang dinilai mengandung pasal-pasal berpotensi melanggar HAM serta bertentangan dengan prinsip keadilan dalam penegakan hukum.

Menuntut pembatalan penetapan Taman Nasional Meratus, yang dianggap mengancam ruang hidup masyarakat adat dan ditetapkan tanpa kajian sosial-lingkungan yang memadai.

Menuntut Pemerintah Provinsi Kalsel dan aparat penegak hukum menghentikan total tambang ilegal, serta melakukan penyidikan terbuka atas pernapasan tanah dan berbagai kasus pencemaran lingkungan.

Mendesak pemerintah provinsi melakukan audit lingkungan menyeluruh, menyediakan air bersih darurat, memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat aktivitas tambang, serta memulihkan hak-hak masyarakat adat.

Menolak implementasi kebijakan BBM saat ini, serta meminta pemerintah pusat melakukan kajian ulang konversi energi untuk menjamin ketersediaan BBM berkualitas bagi masyarakat.

Menuntut Presiden dan DPR RI mengesahkan undang-undang yang berpihak pada rakyat, terutama berkaitan dengan perlindungan sosial, lingkungan, dan kesejahteraan publik.

Baca Juga :   DIBONGKAR Bangunan Wisata Bawah Jembatan Barito, Ini Alasannya

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK (tengah) (SuarIndonesia/ HM)

Aksi massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, yang hadir bersama Wakil Ketua DPRD, Alpiya Rahman serta sejumlah anggota dewan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Supian HK menyatakan kesiapannya menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Saya, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan atas nama Supian HK, menuntut Gubernur Kalimantan Selatan untuk menarik rekomendasi pengusulan dan penetapan Taman Nasional Meratus.

Ini akan dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepahaman yang akan dikeluarkan oleh DPRD Provinsi Kalimantan Selatan,” tegasnya di hadapan para demonstran.

Dari hasil pertemuan tersebut, DPRD Kalsel berkomitmen membawa seluruh aspirasi mahasiswa dan masyarakat ke pemerintah pusat.

Penyerahan resmi aspirasi direncanakan dilakukan pada Senin, 1 Desember 2025, dengan penugasan kepada anggota DPRD Kalsel Rosehan sebagai perwakilan.

Aksi kemudian ditutup dengan damai, setelah massa memastikan bahwa tuntutan mereka mendapat perhatian serius dari pihak legislatif. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar
PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:15

POLISI-WARGA Penataan Eks Terminal Sentra Antasari dan Bersihkan Kawasan Pasar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:10

PARKIR LIAR di Titik Rawan Kemacetan Ditertibkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:00

PATROLI Dini Hari Titik Rawan Balap Liar di Banjarmasin, Tindak 26 Pelanggar

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Berita Terbaru

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di podium China Open 2026, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Minggu (26/7/2026). (Foto: @badminton.ina)

Internasional

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Jul 2026 - 23:31

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca