RS Sari Mulia sampai Masjid Noor ‘Calap’

RS Sari Mulia sampai Masjid Noor ‘Calap’

Suarindonesia – Hujan lebat yang mengguyur Kota Banjarmasin, Rabu (05/12) siang hingga sore menyebabkan sejumlah jalan di kota ini digenangi air, mulai mata kaki hingga setengah betis dan lutut orang dewasa. Tak hanya jalan, tempat ibadah Masjid Noor hingga Rumah Sakit Sari Mulia pun direndam air atau ‘calap’ atau banjir.

Demikian juga sejumlah pasar, di antaranya Pasar Belauran samping kantor Direktorat Jendral Pajak Kalsel yang hampir selutut orang dewasa, terjadi rendaman air dan menyebabkan pedagang libur berjualan.

Salab seorang pedagang yang urung berjualan memperkirakan penyebabnya adalah sungai di Banjarmasin sedang mengalami pasang sehingga tak bisa menampung luapan air hujan. “Baru sekali terjadi, beberapa tahun kemarin tidak ada,” singkatnya.

Begitu juga tempat ibadah Masjid Noor juga ‘calap’ yang akhirnya membuat para jemaah yang akan shalat Maghrib harus bersama-sama petugas masjid membersihkan masjid.

Tak berbeda juga pemantauan di Rumah Sakit Sari Mulia bagian pelayanan juga teredam luapan air. Di sana ketinggian air mencapai 30 cm sehingga membuat para pengunjung berjalan pelan-pelan.

Dini, salah seorang pekerja Rumah Sakit Sari Mulia mengatakan, banjir jarang terjadi. Kali ini terjadi banjir karena luapan air hujan yang tak bisa tertampung di riol drainase yang akhirnya meluap dan masuk halaman dan selasar rumah sakit.

PLT Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Ir Joko Pitoyo yang dihubungi melalui ponselnya adanya banjir di sebagian fasilitas umum di Kota Banjarmasin membenarkan.

Banjir yang dikarenakan intensitas hujan sangat tinggi dan bersamaan debit air yang naik membuat beberapa ruas jalan di sebagian Kota Banjarmasin terendam air hingga lutut orang dewasa, di antaranya Jl Lambung Mangkurat.

Tampak ada yang memaksakan kendaraan roda duanya melintasi air di jalan yang ‘calap’. Akhirnya sepeda motornya mogok dan terpaksa harus didorong pengemudinya.

Genangan yang muncul diyakini karena masalah drainase yang tersumbat. Pemerintah Kota Banjarmasin diharapkan membenahi memperbaiki masalah itu agar genangan tidak terjadi.

“Ketika terjadi hujan, air yang ada di jalanan tidak dapat mengalir ke drainase,” ujar warga yang melintas.(SU)

 585 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: