RETRIBUSI PASAR Optimis Mampu Penuhi Target Rp7, 2 Miliar

- Penulis

Kamis, 31 Oktober 2019 - 20:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Target penerimaan realisasi retribusi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pasar Kota Banjarmasin (Disperindag) khususnya pendapatan asli daerah (PAD) dari pasar yang dipatok tahun 2019 mencapai Rp 7,2 miliar diharapkan bisa dicapai.

Hal ini dikarenakan sampai sekarang realisasi penerimaan retribusi pasar dan tunggakan sudah mencapai hampir Rp6 miliar atau 72 persen.

“Pendapatan yang diperoleh dari retribusi pasar itu tahun ini memang cukup menggembirakan meskipun baru terkena musibah kebakaran,’’ ucap Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Banjarmasin Ichrom Muftezar kepada awak media,

Ia juga mengatakan dari 43 blok pasar yang tersedia, hanya beberapa saja yang ditarget bisa menyumbang pendapatan besar. Hal ini dikarenakan setiap pasar memiliki target pendapatan berbeda-beda.

Bahkan berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banjarmasin Pasar Baru paling sering bayar retribusi dibandingkan pasar lain. “Sampai sekarang retribusi pasar di Banjarmasin masih kisaran 70 persen,” ujarnya.

Angka itu masih dianggap masih menghantui Pemko Banjarmasin. Sebab di setiap daerah retribusi pasar tradisional sering menjadi sorotan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bahkan kondisinya memaksa Disperindag berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi target retribusi.

Ia juga mengaku bahwa pasar merupakan salah satu penyumbang PAD potensial untuk kota seribu sungai. Salah satunya dengan memperbarui e-retribusi pasar (e-RPas) yang sudah kadaluarsa. Dengan demikian dapat mencegah kebocoran retribusi pasar sehingga tak ada lagi piutang.

Baca Juga :   SOLID di Debat Kedua, Bang Rizal dan Ustaz Rosyadi Sukses Tepis Serangan Paslon Satu

“Terus terang yang ingin kita baiki karena banyaknya perubahan terjadi di pasar. Ada pasar tidak ada lagi, namun datanya di e-RPas ya ada. Ada pula tokonya satu, tapi datanya banyak,” ucap mantan Naga Banjar ini.

Mantan Sekcam Banjar Tengah ini juga menargetkan pendataan pasar di ibukota Provinsi Kalsel bakal rampung pada 2020 mendatang.

Memang waktunya cukup lama, tetapi dianggap cukup sekaligus memperbaiki data kehilangan pasca kebakaran di kantor Disperindag beberapa waktu lalu.

Ditambahkan, kendala pihaknya belum lagi datanya pindah tangan. Ia menilai perbaruan e-RPas turut berintegritas dengan jumlah pasar. Artinya dengan peremajaan aplikasi diharapkan, Pemko tak kehilangan pasar lagi.

Kemudian, pasar-pasar tradisional saat ini mulai mencari potensi pendapatan baru untuk persiapan kenaikan target tahun-tahun berikutnya. Potensi baru ini yang akan menambah pemasukan dari pasar tersebut.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca