Ratusan Laporan ke Ombudsman Kalsel, Dominan Masalah CPNS

- Penulis

Kamis, 20 Desember 2018 - 00:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sekitar ratusan kasus yang dilaporkan masyarakat kalimantan selatan selama tahun 2018 ke Ombudsman Perwakilan Kalimantan Selatan didominasi oleh laporan yang berkaitan dengan penerimaan maupun pendaftaran Calon Pengawai Sipil Negeri (CPNS).

Kepala Ombudsman Perwakilan Kalsel, Noorhalis Majid mengungkapkan bahwa jumlah laporan masuk ke lembaganya di tahun 2018 berjumlah 100-an. Meski begitu, orang yang datang langsung ke Ombudsman Kalsel dua kali lipat lebih banyak dari jumlah laporan tersebut.

“Sekitar dua ratus orang lebih yang datang ke kita, tetapi tidak langsung membuat laporan. Ada yang hanya berkonsultasi saja, tetapi yang menjadi laporan sekitar seratusan,” ucapnya kepada awak media, Rabu (19/12).

Menurut Noorhalis Majid, karena laporan terbanyak di tahun 2018 didominasi oleh laporan terkait masalah penerimaan CPNS maka ia mengklaim tahun 2018 bisa disebut sebagai tahun CPNS.

Noorhalis majid mengatakan dari seratus lebih laporan tersebut, sekitar enam puluh laporan terkait pelayanan CPNS. “Itu laporannya karena ada yang tidak sesuai persyaratan, dan ada juga laporan tidak lulus karena kebijakan,” katanya.

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

Lebih lanjut Noohalis Majid menyampaikan laporan terbanyak terkait CPNS tersebut berupa sistem kelulusan yang diterapkan oleh Kemenpan RB yang memakai sistem passing grade di tes CAT SKD pertengahan November lalu.

“Sistem passing grade banyak menuai laporan ke kita, dan juga ada sebagian persyaratan seperti formasi kesehatan kemarin masalah STR, kemudian persyaratan akreditasi kampus juga,” ucapnya.

Ia menambahkan meski banyaknya laporan diterima pada akhir tahu. Namun masalah bisa teratasi semua dan tertangani seratusan masalah yang masuk ke Ombudsman perwakilan Kalsel sepanjang tahun 2018.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:14

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru

Perampok menodongkan pistol dan menggasak 13 HP di Kobar tertangkap CCTV. (Foto: Istimewa)

Kalteng

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:10