PPKM GANTUNG, Nasib Pembelajaran Tatap Muka Ikut Abu-abu

- Penulis

Selasa, 9 Maret 2021 - 22:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah lama ingin dijalankan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin sepertinya masih belum ada kejelasan atau abu-abu.

Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan kondisi itu terjadi lantaran belum adanya kejelasan status kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang resmi berakhir pada Senin (8/3/2021) kemarin.

Menurutnya, kebijakan yang mengharuskan untuk membatasi aktivitas masyarakat tersebut tidak memungkinkan untuk kembali menerapkan pola PTM di sekolah yang sudah satu tahun terhenti.

“Nanti kita tunggu dalam satu atau dua hari tentang perkembangan status PPKM dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin ini. Apakah kembali diperpanjang atau memang dihentikan,” ucapnya saat ditemui awak media di lobby Balai Kota, Selasa (9/3/2021) pagi.

Pria dengan sapaan Totok itu mengaku, jika PPKM tidak diperpanjang, sekolah yang ada di bawah naungan Disdik Kota Banjarmasin seperti jenjang pendidikan SMP (Sekolah Menengah Pertama) siap untuk menerapkan PTM.

“Kalau statusnya tidak diperpanjang, nanti kita akan menemui Plh Wali Kota untuk meminta izin melaksanakan PTM seperti yang kita rencanakan sebelumnya,” ungkapnya.

Jika pihaknya mendapatkan izin, Totok melanjutkan, pihaknya tinggal berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 setempat untuk mendapatkan masukan agar PTM bisa terlaksana dengan baik dan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Pasalnya, saat ini kondisi perkembangan kasus penularan virus yang menginfeksi jaringan pernapasan manusia itu di Kota Banjarmasin sendiri kembali terjadi peningkatan.

Baca Juga :   WARGA NIKMATI Sajian Makanan Sehat, Disediakan Polsekta Banjarmasin Tengah

“Hal ini tentu menjadi pertimbangan kita dalam menyiapkan PTM di sekolah,” tukasnya.

Kendati demikian, Totok menegaskan bahwa pada dasarnya setiap sekolah sudah lama siap untuk menerapkan PTM. Namun keadaan yang terjadi tidak memungkinkan, seperti adanya perpanjangan PSBB, PPKM, dan lain-lain menjadi kendala tersendiri.

“Sejak awal Januari sebenarnya kita sudah siap. Tapi ada saja kendala yang tidak bisa kita hindari,” imbuhnya.

Disamping itu, ia menambahkan, PTM yang rencananya akan dihadapi juga harus memperhatikan kesiapan dari segi pengajar, ia berharap guru yang termasuk sebagai pegawai pelayan publik sudah divaksin sebelum menghadapi siswa dalam proses belajar-mengajar di sekolah.

“Kita lagi ngejar terkait hal itu. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk vaksinasi terhadap guru,” ujarnya.

Ia membeberkan, sekarang sudah beberapa sekolah yang tenaga pengajarnya sudah bervaksin di Puskesmas terdekat seperti SMP 8, SMP 23 dan SMP 32.

“Intinya kita minta didahulukan agar siap melaksanakan PTM untuk jenjang SMP,” tandasnya.

Saat ditanya terkait PTM bagi SD, Totok kembali menjelaskan bahwa belum ada rencana untuk penerapan sistem PTM untuk jenjang pendidikan dasar tersebut.

“Karena untuk SD kota harus lakukan simulasi dulu kan. Beda dengan SMP yang sudah kita lakukan,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 22:01

PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter

Senin, 6 April 2026 - 21:08

TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Senin, 6 April 2026 - 00:05

TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito

Minggu, 5 April 2026 - 23:11

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri memperlihatkan penampakan Andre Fernando alias The Doctor, bandar narkoba yang buron, ketika ditangkap di Penang, Malaysia, Minggu (5/4/2026). (Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

Hukum

KO ANDRE ‘The Doctor” Ditangkap Bareskrim

Senin, 6 Apr 2026 - 20:40

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca