PPKM BANJARMASIN Tegas Tanpa Penyekatan, Diperpendek Jadi 8 Hari

- Penulis

Senin, 26 Juli 2021 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Banjarmasin diputuskan untuk diperpendek penerapannya.

Jika sebelumnya PPKM level dilaksanakan selama dua pekan mulai dari tanggal 26 Juli sampai dengan 08 Agustus 2021, kini hanya dilakukan selama delapan hari yakni sampai tanggal 02 Agustus 2021.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, keputusan tersebut diambil dengan mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 25 Tahun 2021, tentang PPKM Level 4.

Sehingga, mau tidak mau Surat Edaran (SE) yang sebelumnya ditetapkan Pemko pada harus mengalami penyesuaian. Terutama mengenai jadwal pelaksanaan PPKM Level 4.

“SE Wali Kota kita sesuaikan dengan Inmendagri terbaru. Maka dari itu PPKM level 4 kita laksanakan sampai tanggal 2 Agustus. Dan akan dievaluasi lagi,” ucapnya usai mengikuti rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di aula Kayuh Baimbai, Senin (26/07/2021) siang.

Selain itu, Machli menyebut pihaknya juga ada membahas beberapa hal yang lain dalam pertemuan tersebut, khususnya terkait pengetatan.

Machli menegaskan, bahwa selama pelaksanaan PPKM level 4 di Banjarmasin tidak ada pos-pos penyekatan atau pemberlakuan jam malam.

Namun diganti dengan istilah pengetatan pada pos-pos penjagaan.

“Kita akan memperketat pengawasan THM dan juga cafe dipimpin oleh Satpol PP. Kemudian pengetatan prokes di masyarakat oleh TNI/Polri dan jajaran lainnya,” imbuhnya.

“Lalu pengetatan pada pos penjagaan bagi orang yang masuk ke Banjarmasin dipilih secara acak akan diperiksa kartu vaksin nya atau hasil rapid antigen. Teknisnya ada jajaran Polres/TNI, Satpol PP dan Dishub,” pungkasnya.

Disisi lain, Machli membeberkan, kasus perawatan mingguan di Banjarmasin saat ini masih tinggi. Yakni pada posisi 42 per 100 ribu penduduk. Sedangkan indikatornya hanya dibawah 30 per 100 ribu penduduk.

“Kita juga sudah sama-sama berkomitmen untuk menurunkan ke level III. Atau bahkan ke PPKM level 2 kembali” targetnya.

Menurutnya, hal tersebut bisa saja dicapai oleh Pemko dengan gencar meningkatkan angka kesembuhan dan tidak banyak merawat pasien Covid-19 di rumah sakit.

Baca Juga :   KOBARAN API, Sebuah Bangunan Gedung Futsal Nyaris Membara

“Karena BOR kita kan masih 64, sedangkan PPKM Level 4 itu syaratnya di atas 80. Makanya kita harus mengupayakan pengurangan pasien Covid-19 yang harus dirawat di RS. Kesadaran masyarakat adalah kunci dari disiplinnya prokes dan mengurangi resiko terpapar Covid-19,” pungkasya.

Sementara itu, Dandim 1007 Banjarmasin, Kol. Inf. Oki Adriansyah Adiwiraya mengatakan, selama dua hari di awal pelaksanaan PPKM Level 4 akan rerlebih dahulu memberikan sosialisasi kepada aparat petugas di lapangan. Baik itu petugas Satpol PP, TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan. Lalu kemudian yang kedua adalah masyarakat.

“Kita perlu waktu dua hari (26-27 Juli). Diharapkan setelah itu, Rabu (28/07) mendatang, penerapan PPKM level 4 dengan segala macam indikatornya yang dimuat dalam SE Wali Kota sudah kita berlakukan,” ujar Komandan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Satgas Covid-19 Banjarmasin.

Terkait dengan penyekatan, Ia memastikan tidak bakal diberlakukan. Namun yang ada hanya ada pos-pos pemeriksaan di pintu-pintu masuk dan titik-titik keramaian. Itu pun hanya berkaitan dengan penerapan Protokol Kesehatan.

“Dari polresta sudah menyampaikan skenarionya dan nanti dibantu oleh jajaran TNI, Dishub dan Pol PP. Titiknya di kawasan A. Yani KM 6 dan Lingkar Basirih. Pada intinya tidak ada yang di putar balik, hanya terkait penerapan prokesnya,” terangnya lagi.

Selain itu, juga bakal didirikan pos-pos stasioner atau pos menetap di beberapa titik. Misalnya di pasar-pasar tradisional, yang akan dijaga oleh petugas gabungan.

“Kita maskimalkan personel. Setiap titik ada sekitar 40 personel. Termasuk rekan dari Polres dan Pom Militer,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca