Pos Yonif Diserang, Prajurit TNI Tewas Tertembak

- Penulis

Selasa, 4 Desember 2018 - 16:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tak cuma membunuh 31 pekerja di Distrik Yigi, tetapi juga menyerang Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua. Akibat penyerangan itu, seorang anggota Yonif 755 tewas, dan seorang lagi luka tembak.

“Betul, satu anggota gugur dan satu luka tembak,” kata Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Letkol Infatneri Dax Sianturi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (4/12).

Identitas anggota Yonif 755/Yalet yang tewas maupun luka tembak belum diketahui. Pun demikian jumlah pelaku penyerangan belum dapat diketahui.

Dax mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin (3/12) pukul 18.30 WIT. Saat ini situasi di lokasi sudah dapat dikendalikan oleh pasukan gabungan TNI-Polri.

“Pasukan gabungan TNI-Polri yang diberangkatkan dari Wamena menuju Distrik Yigi telah link up dengan Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua,” katanya.

“Pasukan gabungan ini masih berada di Distrik Mbua untuk melakukan penyisiran,” ujar Dax.

Meski demikian, Dax sendiri belum mengetahui kerusakan Pos Yonif 755/Yalet usai penyerangan tersebut.

Baca Juga :   GEGER ! Pemuda Gantung Diri Dalam Rumah di Kuin Selatan

“Saya baru dapat laporan tentang korban,” kata Dax.

Lebih jauh dia mengatakan, untuk para korban, baik tewas maupun luka akan dievakuasi oleh pasukan gabungan sore ini. Mereka akan dievakuasi dengan helikopter.

“Tapi rencana dapat berubah tergantung kondisi cuaca,” kata dia.

Kejadian ini hanya berselang beberapa jam dengan peristiwa pembunuhan 31 pekerja proyek jembatan di Distrik Yigi oleh KKB pada Minggu (2/12) sore. Distrik Yigi dengan Distrik Mbua sendiri berjarak sekitar 10 kilometer dengan medan yang sangat berat.

“Sekitar 10 km dan belum ada jalan, dengan medan yang cukup berat,” ujar Dax.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung
NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN
DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta
IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie
SUDARYONO Dilantik sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca