PENUMPANG PESAWAT Ditendang-Dikeluarkan Gegara Tulisan di Jaket

- Penulis

Minggu, 19 Januari 2025 - 01:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Seorang pria asal Texas dikeluarkan dari pesawat Spirit Airlines setelah mengenakan hoodie dengan tulisan yang dianggap cabul saat berada di dalam pesawat.

Melansir New York Post, Sabtu (18/1/2025) insiden itu terjadi di penerbangan dari Los Angeles menuju San Antonio.

Dalam video yang diunggah di grup Facebook 210 La Chismosa, Terlihat John Garcia Jr mengenakan kaus berkerudung hitam yang bertuliskan frasa provokatif ‘FVCK HATE WORLD TOUR’ yang dibelinya dari situs FWUH.com singkatan dari ‘FVCK WHAT U HEARD!’

“Saya benar-benar terkejut seperti ‘Wah, serius nih?’,” katanya.

Pesan yang dianggap kontroversial pada pakaian tersebut rupanya menimbulkan reaksi keras dari kru pesawat.

Saat itu Garcia sedang meletakkan barang bawaannya di rak penyimpanan atas ketika seorang pramugari mendekatinya dan menanyakan apakah ia duduk di kursi yang benar.

Setelah Garcia mengonfirmasi bahwa kursinya telah benar, pramugari tersebut pergi. Namun, beberapa menit kemudian, pramugari itu kembali dan memintanya untuk melepas hoodie karena dianggap menampilkan bahasa cabulAwalnya, Garcia menolak untuk melepas hoodie tersebut. Kemudian, kru pesawat mengancam akan melaporkannya kepada kapten pesawat.

Tidak lama setelah itu, seorang pramugari pria bergabung dan memberikan ultimatum untuk lepaskan hoodie atau turun dari pesawat.

Saat Garcia bertanya apakah pakaian tersebut melanggar kebijakan Spirit Airlines, pramugari tersebut mengatakan bahwa ia harus mempercayai keputusan mereka.

Berdasarkan peraturan Spirit Airlines, penumpang dapat diminta untuk turun dari pesawat jika pakaian yang dikenakan dianggap ‘cabul, tidak senonoh, atau menyinggung’.

Akhirnya, Garcia menyerah tapi tetap enggan melepas hoodie yang memicu kontroversi tersebut, meskipun ia terus diintimidasi oleh staf Spirit.

Dalam video yang beredar, terlihat bahwa ia meminta nama-nama kru pesawat dan personel keamanan.

Baca Juga :   DISITA Rokok Ilegal dan MMEA di Kalsel, Selamatkan Kerugian Negara 15 MIliar Lebih

Insiden tersebut berakhir dengan Garcia yang dikawal keluar dari pesawat oleh petugas keamanan.

Setelah insiden itu, Garcia memesan penerbangan lain menuju San Antonio, meskipun ia harus menunggu selama 12 jam untuk keberangkatan berikutnya.

“Apa yang terjadi di dunia ini… bajunya benar-benar anti-kebencian dan dia malah dibenci,” tulisnya netizen yang simpati kepada Garcia.

“Tolong sebarkan agar orang ini bisa mendapatkan perhatian atas pelanggaran kebebasan berekspresi!,” kata netizen lainnya dikutip Detik.com.

Beberapa penonton berpendapat bahwa pria tersebut harus menuntut Spirit Airlines. Sementara itu, ada juga yang mempertanyakan kenapa kaus dengan tulisan ‘FVCK HATE’ dianggap menyinggung, karena sebenarnya pesannya adalah untuk melawan kebencian.

Situs web FWUH menjelaskan bahwa perusahaan pakaian tersebut tidak memiliki pesan politik tertentu, melainkan lebih berfokus pada pengolok-olokan terhadap budaya pop, peristiwa terkini, dan hal-hal sehari-hari.

Sementara itu, Spirit Airlines memberikan tanggapan terkait insiden itu bahwa pihaknya melakukan prosedur tersebut untuk membuat semua penumpang maskapainya merasa nyaman selama penerbangan.

“Kami ingin semua tamu merasa diterima dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa saat bepergian bersama kami.

Kami mengetahui adanya video tersebut dan tim kami sedang menyelidikinya,” ujar perwakilan Spirit Airlines. (*/ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh
KARHUTLA Dua Titik Lokasi Rawan di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Langsung Turun
KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut
TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi
MODIFIKASI Kendaraan Pengangkut BBM Ilegal dan Penggunaan Barcode Didalami Polisi Kemungkinan Keterlibatan Pihak SPBU

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca