SuarIndonesia – Berkas administrasi syarat pendaftaran empat bakal pasangan calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU Banjarmasin.
Berita acara hasil verifikasi berkas tersebut diserahkan KPU kepada Bapaslon saat Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Hasil Penelitian Persyaratan Calon di Hotel Swiss Bel, Senin (14/09/2020).
Dalam kegiatan tersebut para Bapaslon diundang. Namun hanya Haris Makkie yang selalu terlihat solid. Haris datang berdua dengan pasangannya Ilham Nor.
Sementara sang petahana Ibnu Sina datang sendiri, lantaran pasangan Arifin Noor berhalangan. Sama halnya Bapaslon dari perseorangan Khairul Saleh. Sedang untuk Bapaslon Ananda – Mushaffa Zakir absen keduanya.
Menanggapi hal ini, Ketua KPU Banjarmasin Rahmiati Wahdah menyatakan tak menjadi masalah jika Bapaslon tak bisa berhadir. Sebab bersifat tak wajib. Dan penyerahan bisa diwakilkan.
“Sebenarnya tak ada penilaian. Karena ini sifatnya hanya undangan. Bisa saja diwakilkan oleh timnya,” ujarnya.
Kendati demikian, Rahmi tetap berharap agar setiap ada agenda penyelenggaraan Pilkada serentak tahun ini bisa terus dihadiri pihak Bapaslon.
Sebab alangkah baiknya semua informasi bisa disampaikan langsung ke yang bersangkutan. “Alangkah bagusnya dihadiri juga. Agar koordinasi juga mudah,” tandasnya.
Menyinggung soal verifikasi berkas pendaftaran yang sudah dilakukan KPU, Rahmi mengungkapkan bahwa semua sudah diperiksa, dan semuanya sudah memuji persyaratan.
“Ada sekitar 25 item persyaratan yang harus dilengkapi para bakal calon. Itulah yang kami verifikasi. Hasilnya semuanya sah,” ujar Rahmiyati.
Sementara itu, Abdul Haris Makkie bersyukur berkas pendaftaran mereka dinyatakan memenuhi syarat. Haris juga mengatakan dirinya bersama pasangannya Ilham Nor selalu mencoba untuk selalu berhadir setiap diundang KPU.
“Kita menghargai undangan penyelenggara. Acara apa pun itu kita anggap penting. Itulah kebiasaan saya khususnya yang memiliki background birokrat,” tandasnya.
Sementara itu, Ibnu Sina menerangkan terkait ketidakhadiran pasangnya Arifin Noor karena yang bersangkutan baru saja menggelar acara perkawinan sang anak. Sehingga diminta dokter untuk beristirahat.
“Kemarin beliau (Arifin) baru saja menggelar perkawinan anaknya. Jadi perlu diminta dokter untuk istirahat dua hari. Dan beliau sehat,” tukas Ibnu. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















