PENIPUAN-PENGGELAPAN Puluhan Miliar, Dua Terdakwa Digiring dan Duduk “di Kursi Pesakitan”

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 01:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa Wenas Fero Patrice Dirga (kiri) dan terdakwa terdakwa Arianto (kanan)

Terdakwa Wenas Fero Patrice Dirga (kiri) dan terdakwa terdakwa Arianto (kanan)

SuarIndonesia – Dua perkara penipuan dan penggelapan dengan kerugian puluhan miliar, dua terdakwa digiring dan duduk “di kursi pesakitan”.

Terdakwa Wenas Fero Patrice Dirga, selaku Direktur PT Trisula Tirta Sembada, yang disidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Rabu (30/4/2025).

Ini perkara penggelapan dana perusahaan dengan kerugian yang dialami perusahaan mencapai Rp 31,6 miliar.

Lainnya terdakwa Arianto, yang masih berstatus narapidana dengan perkara penipuan ratusan juta rupiah, yang mulai persidangan pada Selasa, (29/4/2025).

Terdakwa Arianto sebelumnya terjerat kasus penipuan dan penggelapan dengan total kerugian korbannya mencapai Rp 23 Miliar.

Kemudian pada 11 Juni 2024, Arianto divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1 tahun penjara.

Diketahui untuk perkara dengan terdakwa  Wenas Fero Patrice menjalani sidang perdana dengan agenda membacakan dakwaan disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Noni.

Terdakwa Dirga didakwa melakukan sejumlah transaksi melalui rekening atas nama pribadi, ke sejumlah rekening lain untuk biaya hidup serta hiburan, yang mana transaksi itu dilakukan sejak November 2023.

Setelah dakwaan dibacakan, Ketua Majelis Hakim Cahyano Riza Adrianto SH MH sampaikan sidang akan dilanjutkan pada Senin, 5 Mei 2025 dengan agenda pemeriksaan saksi.

Sementara Komisaris Utama PT Trisula Tirta Sembada, Jeffri Kindangen mengatakan awalnya merasa janggal karena tak menerima laporan keuangan dari terdakwa.

Ia berusaha meminta laporan keuangan secara baik-baik terhadap terdakwa, namun tetap tidak diberikan oleh terdakwa.

Baca Juga :   KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit

Hingga akhirnya membuat laporan polisi dan bisa mendapatkan rekening koran Dirga.”Akhirnya di sana terbongkar adanya penggelapan tersebut,” kata Jeffri.

Setelah itu, melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian hingga diamankan. Ia  mengungkapkan kerugian yang dialami perusahaan mencapai Rp 31,6 miliar atas perbuatan terdakwa yang dibantu direktur keuangan perusahaan.

Sedangkan persidangan sebelumnya dengan terdakwa Arianto, diketuai Majelis Hakim Asni Meriyenti SH. MH.  Perkaranya ini sama dengan sebelumnya yaitu  penipuan dan penggelapan.

Adapun agenda persidangan,i terdakwa didakwa JPU Pasal 378 dan juga Pasal 372 tentang penipuan dan penggelapan.

Dalam dakwaannya, JPU mengatakan bahwa terdakwa Arianto melakukan penipuan dengan modus bisa membantu menguruskan tahanan asimilasi kepada seorang narapidana lainnya di lapas tempatnya di sel.

Terdakwa Arianto pun disebutkan mengaku kenal dengan sejumlah pejabat sehingga bisa membantu menguruskannya.

Korban  akhirnya menyetorkan sejumlah uang, hingga mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Majelis Hakim kemudian menunda sidang dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda saksi-saksi. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13

POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:06

PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:59

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04

SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18

Suasana penyaluran bantuan Presiden kepada warga terdampak asap karhutla di Kuala Kurun, Selasa (27/10/2026). (Foto: Antara/Chandra)

Kalteng

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:49

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: Istimewa)

Nasional

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:44

Foto ilustrasi yang menggambarkan suasana persiapan penyaluran BSU 2027 di lingkungan kementerian. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Ekonomi

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:37

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca