PENETAPAN Zona Hijau Jangan Jadi Pencitraan

- Penulis

Jumat, 18 September 2020 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Para Tim Pemenangan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin berkomitmen untuk mentaati protokol kesehatan CoVID-19 dalam pelaksanaan tahapan Pilkada 2020.

Komitmen ini terbentuk pada saat Rapat Koordinasi Hukum Protokol Kesehatan Dalam Rangka Suksesi Pilkada 2020 yang dihadiri perwakilan Tim pemenangan Bapaslon, Bawaslu, Pemko dan Kepolisian di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin, Jumat (18/09/2020).

Semua aturan saat pelaksanaan tahapan Pilkada yang dilaksanakan Bapaslon harus dengan penegakkan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk mentaati pembatasan jumlah massa pada saat tahapan kampanye nanti yang dijadwalkan 26 September – 5 Desember.

Meski bersedia menyatakan komitmen, namun rupanya ada yang masih mengganjal bagi sebagian tim pemenangan. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa komitmen itu harus dibuat sementara Pemko sudah menyatakan 48 kelurahan sudah berstatus zona hijau?

Pertanyaan ini muncul dari Hendra. Hendra adalah Ketua DPC PKS Banjarmasin. Saat ini dia juga menjadi Ketua Tim Pemenangan Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, Ananda- Mushaffa Zakir.

Dia menyatakan kurang sreg dengan penetapan zona hijau yang dilakukan Pemko. Hendra menilai hal itu berlawanan dengan tindakan yang dilakukan saat ini. Di mana saat ini upaya pengetatan protokol kesehatan hingga adanya razia masker dilakukan dengan gencarnya.

“Kontradiktif dengan pernyataan Kota Banjarmasin yang dikatakan sudah zona hijau. Tapi nyatanya dalam pelaksanaannya kita harus memperketat. Bahkan nggak masker saja dirazia. Kok bisa? Sementara kondisi hijau,” ujarnya.

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Hendra mengatakan, dirinya merasa perlu menyampaikan hal itu lantaran dikhawatirkan penetapan zona hijau berpengaruh terhadap psikologi warga kota. Bahkan dia mengkhawatirkan bahwa penetapan zona hijau hanya pencitraan yang dilakukan Pemko.

“Padahal angka saat ini meningkat kasus CoVID-19 Jangan-jangan dikhawatirkan hanya sekadar pencitraan saja bahasanya dari Pemko. Bahwa penanganan CoVID-19 berhasil. Padahal saat ini semakin ketat dan berbahaya kan,” kata Hendra.

Kendati demikian dia menyatakan tim Ananda-Mushaffa bakal memegang komitmen yang sudah disepakati. Akan tetapi dia tetap merasa kurang setuju jika banyak kelurahan di Banjarmasin sudah dinyatakan berzona hijau.

“Makanya tak mengkhawatirkan kalau ada kesepahaman bersama kita akan menjalankan protokol itu dalam segala kegiatan. Tapi jangan lah merilis bahwa penanganan CoVID berhasil di Banjarmasin. Tapi saat ini menjadi warning bahwa kita sedang tak baik-baik saja,” bebernya.

Sementara itu Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi menyatakan penetapan zona hijau tak semerta-merta menjadi euforia warga untuk tidak menerapkan protokol kesehatan. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda
HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:38

GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:55

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:36

DIIKUTI Taman Budaya Kalsel Kegiatan Tingkar Regional Kalimantan di Kota Samarinda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05

KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru

Rabu, 30 September 2026 - 14:25

TERCATAT Kekayaan Intelektual Komunal Empat Ekspresi Budaya Tradisional Kalsel

Jumat, 11 September 2026 - 21:45

LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel

Senin, 7 September 2026 - 14:36

BEGINI Makna dari Festival Antasan Banjar 2026 “Re-connecting”

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34

DIBUKA Staf Ahli Gubernur Kalsel Festival Antasan Banjar 2026

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca