PEMPROV Kaltim Periksa Kelayakan Kandang Penangkaran Rusa di Kalsel

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2025 - 23:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tim pemeriksa kelayakan kandang foto bersama di Penangkaran Rusa, Desa Dahai, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel. (Foto: ANTARA/HO-KPHP Telake)

Tim pemeriksa kelayakan kandang foto bersama di Penangkaran Rusa, Desa Dahai, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel. (Foto: ANTARA/HO-KPHP Telake)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui tim teknis berhasil menyelesaikan pemeriksaan kelayakan calon kandang dan sekitarnya, sebuah kawasan yang akan dijadikan tempat penangkaran rusa sambar di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Pemeriksaan calon kandang rusa sambar telah kami selesaikan kemarin, tepatnya selama tiga hari pada 17-19 Maret, di Desa Dahai, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalsel,” kata Kepala KPHP Telake Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim Shahar Al Haqq di Samarinda, Kamis (20/3/2025).

Tim yang melakukan pemeriksaan berasal dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kehutanan Kaltim, Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak (PTHPT) Api-Api, Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Telake, ditambah BKSDA Kalsel.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kandang calon penangkaran rusa sambar (cervus unicolor), kondisi sudah bagus, namun ada dua syarat yang harus dipenuhi oleh PT Adaro Indonesia, selaku pihak yang mengajukan permohonan ke Pemprov Kaltim untuk melakukan penangkaran rusa.

Pertama adalah harus dilakukan penanganan khusus di masa karantina, yakni setelah dilakukan pengiriman rusa sambar dari Kaltim ke Kalsel ke depan, agar para rusa tidak stres.

Kedua, perlu kelengkapan kandang jepit, yakni kandang untuk pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan kebuntingan, pengambilan sampel darah atau feses, bahkan untuk kegiatan lain yang berhubungan dengan kesehatan rusa.

Di lokasi penangkaran itu akan ada enam ekor rusa sambar yang akan dilestarikan oleh PT Adaro Indonesia, sehingga tim dari Pemprov Kaltim harus melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kelaikan pelestarian satwa tersebut.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

“Jika dua syarat ini disanggupi, maka bulan depan bisa dilakukan pengiriman rusa sambar ke kawasan pelestarian satwa yang di kelola PT Adaro Indonesia yang di Desa Dahai, Kalsel,” tutur Shahar dilansir dari AntaraKaltim.

Ia menjelaskan, sebelum tim melakukan pemeriksaan kandang, ada proses panjang yang dilalui, antara lain fasilitasi pertemuan oleh KPHP Telake, kemudian PT Adaro menerima hibah rusa sambar dari Pj Gubernur Kaltim, sebagaimana permohonan PT Adaro pada 17 Januari 2025.

Dilanjutkan penyerahan secara simbolis oleh Dinas Peternakan Kaltim disaksikan Pj. Bupati Penajam Paser Utara (PPU), pada 3 Februari 2025 di PTHPT di Desa Api-Api, Kecamatan Waru, PPU.

“Bahkan telah dilakukan tes DNA, analisis laboratorium identifikasi filial rusa sambar melalui teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) inter-Simple Sequence Repeat (ISSR) oleh Universitas Mulawarman yang diselesaikan pada 26 Februari 2025,” kata Shahar menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca