Pembangunan Jembatan Sungai Lulut Tunggu Pembebasan Lahan

- Penulis

Jumat, 9 November 2018 - 22:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pengerjaan pembangunan tiga jembatan di daerah Sungai Lulut yang meliputi Jembatan Sungai Gardu 1, Gardu 2 dan 3 menunggu hasil pembebasan lahan dari Pemko Banjarmasin yang hingga kini masih belum selesai. Sementara soal dana untuk pembangunan sudah dianggarkan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Propinsi Kalsel.

“Kita ingin mengakomodir banyaknya keluhan masyarakat yang macet hingga bertahun-tahun. Dan Pemerintah Propinsi melalui Dinas PUPR Kalsel sudah menganggarkan tahun 2019 untuk pembangunannya, dan kini untuk kelancaran masih menunggu pembebasan lahan Pemko Banjarmasin,’’ ungkap Kepala Bappeda Kalsel Ir H Nurul Fajar Desira Ces kepada wartawan, belum lama ini.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota melalui Dinas Cipta Karya dan Pemukiman Kota Banjarmasin yang sudah melakukan rapat dan bertekad melakukan pembebasan lahan. Selain itu, ingin mewujudkan harapan masyarakat dengan melakukan pelebaran jalan.

Sebelumnya Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel Yasir Toyip ST, di sela-sela peninjuan Jembatan Sungai Lulut 1, 2, dan 3, di Pengambangan dan Sungai Lulut Banjarmasin, belum lama ini, mengatakan, pihaknya bersama Pemko Banjarmasin melakukan perbaikan desain, agar pembangunan jembatan yang direncanakan tahun 2019, bisa dilaksanakan dan dikerjakan sesuai dengan rencana.

Didampingi stap dari PUPR H Adi Martin ST,MT , Lurah Sungai Lulut H Umar Rahman ST, MT, dan dari Dinas PUPR Kota Banjarmasin H Rustam, Dinas Cipta Karya dan Perumahan Muhammad Rusni SSos, serta tim pembebaanlainnya, Yasir mengatakan kalau tahap awal memang masih cek lokasi dan perbaikan desain baru lagi.

Sedangkan Dinas Cipta Karya dan Pemukiman Kota Banjarmasin yang diwakili Muhammad Rusni Sos mengakui untuk biaya pembebasan lahan sudah dianggarkan. “Pada prinsipnya kalau pembebasan tergantung hasil nego di lapangan,’’ ungkap Rusni lagi.

Baca Juga :   POKDARWIS di Balangan Diberi Pelatihan dan Simulasi Rescue

Sementara hasil survei di lapangan terbaru untuk pelebaran jembatan Gardu 1 dari perbatasan Kelurahan Pengambangan dan Sungai Lulut teridentifikasi lahan yang akan dibebaskan sebanyak 23 warga, kemudian Gardu 2 di wilayah Sungai Lulut 17 warga, dan untuk lokasi di Jembatan Gardu 3 sebanyak 12 rumah yang harus dibebaskan.

“Kita saat ini masih mensosialiasikan dan melakukan cek lapangan bersama Dinas PUPR Propinsi, Lurah dan Dinas PUPR Kota dengan harapan bisa dilakukan koordinasi dengan baik dan pelaksaan pembangunan lancar dan aman,’’ kata Muhammad Rusni SSos yang beberapa kali pernah menjabat lurah di Banjarmasin ini.

Lurah Sungai Lulut H Umar Rahman ST, MT, mengatakan sebelum melakukan pembangunan, pihaknya bersama tim pelaksana pembangunan melakukan survei awal. Ternyata dukungan warga juga cukup antusias, sehingga diharapkan pelaksaan pembebasan lokasi jalan dan untuk oprit jembatan bisa dilaksanakan dengan lancar.

Diakuinya, selama ini banyak warga mengadukan masalah jembatan. Karena tersebut rawan macet yang dikarenakan letaknya jembatan berlokasi di perbatasan antara Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru