PAKAR ULM Nilai Ceremonial Vaksinasi Covid-19 Jadi Contoh Buruk di Masyarakat

- Penulis

Selasa, 12 Januari 2021 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Rencana pelaksanaan ceremonial vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin ternyata langsung direspon oleh Tim Pakar Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Hidayatullah Muttaqin.

Ia menjelaskan keberadaan vaksin sendiri tujuannya adalah sebagai salah satu upaya pengendalian pandemi yang saat ini masih menghantui masyarakat Indonesia.

Sedangkan kegiatan ceremonial dinilai berbahaya dan bisa memberikan contoh buruk bagi masyarakat, khususnya yang ada di Kota Banjarmasin. Sehingga upacara tersebut harusnya ditiadakan dalam serah terima vaksin dan upaya pendistribusian di daerah.

“Hilangkan kegiatan yang sifatnya seremonial dan simbolis,” tegasnya pada awak media melalui sambungan pesan singkat, Selasa (12/1/2021) sore.

Salah satu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM yang masuk dalam Tim Pakar Covid-19 ini menekankan agar secepatnya dilakukan pendistribusian vaksin.

“Ini dilakukan agar vaksin dilaksanakan tepat waktu dengan target yang sudah ditetapkan,” tukasnya.

Bahkan, ia menambahkan, saat tiba di lokasi, vaksin tersebut harus dilengkapi administrasi datanya dan disimpan pada fasilitas pendukung yang aman, seperti pada suhu tertentu sesuai dengan persyaratan kondisi vaksin itu sendiri.

“Jadi pemerintah harus bisa mendesain pendistribusiannya dengan tepat dan cepat hingga ke pelosok Kalsel,” tambahnya.

Menurutnya, proses vaksinasi akan memerlukan waktu yang tidak sedikit. Pertama menunggu ketersediaan vaksinnya yang sudah mendapatkan izin edar. Kedua pendistribusiannya yang tidak mudah, khususnya untuk negara kepulauan seperti Indonesia.

Kemudian, jangan sampai kendor dalam penerapan protokol kesehatan yang ketat, 3T (tracing, testing dan treatment) dan pengendalian mobilitas penduduk.

“Kalau kita gagal di ketiga faktor di atas, vaksinasi bisa gagal,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa agenda pendistribusian dan vaksinasi yang akan dilakukan dalam beberapa hari tersebut tinggal diinformasikan saja ke media dan medsos. Sehingga publik cepat mengetahui dan paham arah pendistribusiannya

“Cukup diterima dan segera distribusikan jika tempat yang menerimanya sudah siap,” tandasnya

Lebih lanjut, ia membeberkan bahwa Banjarmasin sendiri telah terjadi ledakan kasus. Pasalnya dari 1 hingga 11 Januari sudah terdapat tambahan 167 kasus konfirmasi positif yang baru.

Baca Juga :   INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota

“Pada intinya seremonial harus ditiadakan. Jika tidak itu dapat menjadi contoh yang kurang baik bagi masyarakat, lantaran adanya potensi pelanggaran prokes jika dilakukan,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, Vaksin Sinovac tiba di Kota Banjarmasin, pada Selasa (12/1/2021) siang yang didistribusikan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin.

Seperti halnya pada awal pendistribusiannya, yakni dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Kalsel.

Pengawalan ketat dilakukan oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap. Kemudian, diterima langsung oleh Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi.

Vaksin sendiri akan disimpan dalam gudang farmasi yang ada di kantor Dinkes Banjarmasin.

Dalam keterangan tertulisnya, Machli Riyadi menyatakan bahwa Kota Banjarmasin mendapat jatah 13.480 vaksin.

Menurutnya, belasan ribu vaksin itu pendistribusiannya akan dilakukan dalam dua tahap vaksinasi. Tahap pertama vaksinasi difokuskan pada 6.590 Tenaga Kesehatan.

“Jumlah keseluruhan ini tentu untuk dua penyuntikan kepada sasaran kita yang sudah terdaftar dan disetujui Kementerian Kesehatan jumlah 6.590 orang. Masing-masing disuntik dua kali, dengan jeda bisa 14 atau 18 hari per orang,” bebernya, kemarin.

Machli mengatakan, vaksinasi sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan COVID-19. Ia meminta seluruh Tenaga Kesehatan di Banjarmasin yang menjadi prioritas vaksinasi agar siap disuntik vaksin.

“Kami berharap untuk seluruh tenaga kesehatan siap untuk divaksinasi. Proses penyuntikan akan dilakukan secara seremoni pada tanggal 14 Januari mendatang. Yang disuntik pertama kali kepala daerah, dalam hal ini Wali Kota Banjarmasin,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca