OKNUM TNI AL Dugaan Pembunuhan Berencana Terhadap Jurnalis Juwita, Diserahkan ke Pomal Banjarmasin

- Penulis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 16:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap.

Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap.

Suarindonesia –  Oknum anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL), diduga terlibat pembunuhan terhadap seorang Jurnalis, yakni Juwiata, diserahkan ke Pomal Banjarmasin, Sabtu (29/3/2025).

“Ya kita serahkan terduga pelaku, anggota Lanal Balikpapan, sekaligus menyerahkan bukti-bukti yang menguatkan,” kata Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap.

Saat ini kasus menyeret salah satu anggotanya itu telah naik ke tahap penyidikan, usai penyelidikan dilakukan di Denpomal Balikpapan.

Ia menyebutkan pihaknya akan terus terbuka untuk kasus Juwita. Bahkan memberikan informasi mengenai perkembangan kasus , dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, mengungkapkan jika terduga pelaku J baru berdinas di Balikpapan selama satu bulan, sebelumnya ia berdinas di Kalimantan Selatan.

MengapresiasiAdanya kasus ini, pihak pengacara korban Juwita, Dr. Muhamad Pazri, SH MH, C. Oriza Sativa, SH, MH. H Kisworo Dwi Cahyono, SH, Kharis Maulana Riatno, SH. Ahmadi, SH. MH, R. Rahmat Dannur, SH, Bahrudin SH, langsung mendampingi pihak keluarga untuk menjalani pemeriksaan.

Dikataan Fazri, pihak keluarga menjalani pemeriksaan mengenai kasus pembunuban tersebut dan ada enam saksi yang diperiksa oleh penyilidik selama 1,5 jam.

Baca Juga :   PWI Kalsel Apresiasi Pengusutan Kasus Juwita, Baik Kepolisian - Lanal Balikpapan

Selain itu pelaku sudah mengakui atas perbuatannya selama ini, dan untuk motif pembunuhannya masih dilakukan pendalaman

Ditambahkan bahwa dugaan kuat mengarah ke pembunuhan berencana tersebut diketahui dari beberapa indikasi.

“Berencananya dari mau berangkat, beli tiket dengan nama orang lain, KTP dihancur-hancur dan sebagainya,” terang Fazri.

Dari hasil otopsi dan keterangan dokter yang sudah didengar oleh keluarga dan kami, sudah terang benderang bahwa korban dibunuh.

Berdasarkan informasi terhimpun, hasil autopsi terhadap jasad Juwita diketahui mengalami patah tulang pada bagian leher.

Sementara itu Susi Anggraini mengapresiasi tim penyidik Pomal Banjarmasin dan juga dari Pomal Balikpapan yang sudah berupaya menangani perkara ini secara transparan dan profesional.

Terima kasih kepada Pomal Banjarmasin dan Pomal Balikpapan yang sudah mengupas kasus ini dan membantu seterang-terangnya. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur
PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca