MASIH PPKM Level Dua Banjarmasin

- Penulis

Kamis, 22 Juli 2021 - 03:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menegaskan, Banjarmasin belum memenuhi syarat untuk menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 23 tahun 2021, Kota Banjarmasin resmi berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

Kendati demikian, tak menutup kemungkinan PPKM level 3 akan diterapkan oleh Pemko Banjarmasin jika terjadi lonjakan kasus.

“Status Banjarmasin masih di level dua, hampir menuju ke level tiga,” ucapnya, usai rapat bersama seluruh Pimpinan Gorum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin, Rabu (21/07/2021) sore.

Diketahui dalam Inmendagri tersebut, status PPKM terbagi 4 yakni, yakni level 1 hingga level 4.

Terlihat dari informasi media nasional, terdapat dua level status daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan level tersebut diambil berdasarkan ketentuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berdasarkan guidelines WHO yang baru, level dari krisisnya daerah dilihat dari dua faktor besar, satu laju penularan yang kedua daya respons atau kesiapan kota, kabupaten untuk respons.

Laju penularan diukur dari tiga hal, yakni jumlah kasus konfirmasi per 100 ribu penduduk, kasus yang ditangani di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Untuk diketahui, ada total empat level penilaian krisis Covid-19 di sebuah daerah berdasarkan indikator yang ditetapkan WHO.

Level 1 artinya ada kurang dari 20 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 5 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 1 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Level 2 artinya ada 20-50 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 5-10 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 1-2 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Level 3 artinya ada 50-150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 10-30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 2-5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Yang terakhir, level 4 artinya ada lebih dari 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Baca Juga :   RESMI DILANTIK Kapolda Kalsel Tiga Pejabat Utama, Termasuk Kapolresta Banjarmasin

Ibnu menjelaskan, PPKM level 2 yang saat ini disandang oleh Banjarmasin diberlakukan mulai 21 hingga 25 Juli mendatang.

Menurutnya, jika dalam rentan waktu tersebut kasus Covid-19 di Ibukota Provinsi Kalsel ini terus mengalami lonjakan, bukan tidak mungkin Pemko bakal menaikan status PPKM level 3.

Adapun aturan yang diterapkan Banjarmasin pada PPKM level 2 ini masih sama seperti PPKM Mikro sebelumnya.

Misalnya, seperti kegiatan belajar mengajar di sekolah wilayah zona hijau dan kuning masih digelar secara tatap muka, dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

“Tapi karena ini sudah mulai mengarah ke level tiga, sehingga lebih kita ketatkan lagi,” tegas Ibnu.

“Begitu sudah masuk level tiga, wajib hukumnya kita tarik rem darurat. Sehingga anak-anak sekolah libur, dan kegiatan ekonomi menurun hingga 50 persen,” tambahnya.

Karenanya, untuk mengantisipasi lonjakan kasus di kota yang berjuluk Seribu Sungai ini, pihaknya menyiagakan menambah kapasitas 50 persen tempat tidur di rumah sakit.

“Kita Insya Allah siap penambahan sesuai komitmen bersama seluruh pimpinan rumah sakit. Mulai dari 490 sekitar, kita sampai 1000 tempat tidur,” ungkapnya.

Selain itu, Pemko Banjarmasin juga bekerjasama dengan PT. PLN (persero) untuk memberikan jaminan kepada PT Samator, selaku penyuplai oksigen ke seluruh rumah sakit yang menangani Covid-19.

“Insyaallah tidak terjadi kelangkaan oksigen, suplainya masih stabil dan mudah mudahan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19,” imbuhnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar jangan terlena dengan status PPKM level 2 di Banjarmasin. ” Karena sekarang ini mulai lagi ada peningkatan kasus, kita harus waspada lagi,” (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca