SuarIndonesia – Korban reruntuhan bangunan pabrik karet, seorang tak terselamatkan, meninggal dunia dan 7 karyawan lainnya mengalami luka-luka
Dimana proses evakuasi, Kamis (9/3/2023) membutuhkan waktu relatif cukup lama lantaran korban tertindih tumpukan karet, dan setelah tumpukan diangkat, baru bisa dievakuasi.
Sementara dari tujuh karyawan lainnya, empat masih dirawat di Rumah Sakit Sultan Sultan Agung Kota Citra Graha Jalan Ahmad Yani Kilmeter 17,5 Kelurahan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
Dan tiga orang lagi dalam perawatan di rumah masing-masing.

“Korban tertimpa reruntuhan gudang karet ada delapan orang. Untuk nama-namanya adalah, M Abdullah, Runci, M Kariadi, Eko Arisandi, Dian, Mahdianur, Arjuna dan Muhammad Yunus,” jelas Kapolsek Bati-Bati Iptu Samsudi.
Sementara Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Banjarbaru, Ahmad Yurani mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam pengecekan kejadian dan memastikan berapa orang korban tertimpa reruntuhan gudang karet milik PT KJW.
“Pengecekan itu berupa, korban yang mengalami luka ringan, luka berat sampai meninggal dunia,” tambah Ahmad Yurani..
Diketahui, pabrik pengolahan karet ini terletak di Desa Lianganggang Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan .
Sebelumnya Kepala Desa Lianggang, Sukiman sebutkan kejadiannya sekitar pukul 12.00 Wita, sewaktu karyawan jam istirahat. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















