KOMISI II Pastikan Dana Parkir Hingga Rp4,7 Triliun Pemprov Kalsel Dipastikan Aman

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 00:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Komisi II DPRD Kalimantan Selatan memastikan dana milik Pemerintah Provinsi Kalsel di Bank Kalsel berada dalam kondisi aman dan tidak bermasalah.

Kepastian itu disampaikan saat rombongan komisi melakukan kunjungan daerah ke Badan Pendapatan Daerah Jawa Timur di Surabaya, Rabu (5/11/2025).

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi menyampaikan, pihaknya langsung menelusuri persoalan tersebut agar publik mendapatkan gambaran yang jelas.

“Kami akan memanggil kembali BPKAD untuk memberiman penjelasan komprehensif. Masyarakat berhak menerima informasi yang benar dan tidak simpang siur,” ujarnya.

Menurut Yani, persoalan yang muncul bukan terkait pelanggaran regulasi, melainkan kesalahan teknis dalam pengelompokkan data nasabah pada sistem Bank Kalsel.
Kesalahan itu memunculkan persepsi seolah dana Pemprov mengendap atau tidak bergerak.

“Tidak ada pelanggaran regulasi yang membuat Bank Kalsel disanksi OJK atau Bank Indonesia. Klarifinasi juga sudah dilakukan ke Kementerian Keuangan dan Kemendagri, dan semuanya dinyatakan clear,” tegasnya.

Komisi II DPRD Kalsel membahas isu dana mengendap Rp4,7 triliun milik Pemprov Kalsel di sela kunjungan daerah ke Badan Pendapatan Daerah Jawa Timur di Surabaya, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga :   TONGKAT KOMANDO Kapolresta Banjarmasin Dipegang Kombes Pol Riza Muttaqin, Begini Komitmen dan Prioritasnya

Ia menyebut total dana milik Pemprov Kalsel yang tersimpan di Bank Kalsel mencapai sekitar Rp4,7 triliun. Seluruhnya dalam posisi aman dan siap digunakan untuk membiayai program prioritas daerah.

“Kalaupun nantinya ada SILPA, itu akan otomatis dialokasikan kembali ke tahun anggaran 2026 sesuai aturan,” jelasnya.

Yani menambahkan, Komisi II akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan tata kelola keuangan daerah berlangsung transparan dan akuntabel.

“Kami tidak tinggal diam. Tugas kami memastikan uang rakyat dikelola dengan benar dan digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya. (ADV/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan
PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng
KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Senin, 7 September 2026 - 13:12

PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Jumat, 4 September 2026 - 22:08

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 21:44

BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal

Jumat, 4 September 2026 - 20:50

SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca