Kiki Syahnakri: Penumpasan KKB di Papua Bukan Harus Dibunuh

- Penulis

Sabtu, 8 Desember 2018 - 10:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) berpendapat penyelesaian insiden pembunuhan di Nduga, Papua, oleh militer harus dilakukan secara terpadu. Pelaksanaan operasi militer di Papua tidak selalu dengan senjata.

Ketua Umum PPAD Letjen Purnawirawan Kiki Syahnakri mengatakan akar masalah penembakan di Papua berkaitan dengan keadilan sosial.

“Mengingat masalahnya adalah keadilan sosial maka mendorong pemerintah untuk menangani masalah Papua secara terpadu dilakukan oleh semua pemangku kepentingan,” kata Kiki di Gedung PPAD, Jakarta Timur, Jumat (7/12).

Kiki mengatakan penuntasan gerakan bersenjata tidak melulu dengan pembunuhan atau pertumpahan darah. Namun penyelesaian konflik bisa berakhir dengan perundingan.

Salah satu hal yang perlu dituntaskan dari kelompok tersebut adalah mengubah pola pikir.

“Tidak pernah ada penumpasan kelompok bersenjata di lapangan, selalu di meja. Bukan harus dibunuh mereka itu,” kata mantan Panglima Penguasa Darurat Militer Timor-Timor.

Kiki menjelaskan prinsip operasi militer adalah melawan gerakan gerilya. “Prinsip operasi ini operasi lawan militer. Jangan dikira operasi militer selalu tembak-tembakan, yang ditumpas pikiran mereka, bukan fisiknya mereka,” ujar Kiki.

Kiki menyebut kelompok yang membunuh para pekerja sebagai gerombolan separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka. Menurutnya, serangan yang terjadi lebih dari sekali dan mengganggu keamanan negara.

Baca Juga :   RAPAT Banggar DPRD Kalsel Dihentikan, Serapan Anggaran Rendah

Selain itu, Kiki mengatakan tujuan kelompok tersebut adalah untuk memisahkan diri dari Indonesia dan sudah terorganisasi secara militer.

Kejadian penembakan terhadap puluhan pekerja proyek Istaka Karya terjadi pada Minggu (2/12) kemarin sekitar pukul 15.30 WIT. Aksi itu dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Yigi Aura Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

Tragedi penembakan itu diketahui telah menewaskan sejumlah pekerja proyek jembatan jalur Trans Papua Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Hingga Kamis (6/12), baru delapan jenazah karyawan PT Istaka Karya yang telah dievakuasi dari Mbua ke Timika. Proses evakuasi jenazah korban kebrutalan KKB itu menggunakan helikopter TNI AD.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:39

PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:37

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:40

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13

POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28