Suarindonesia – Kerukunan Purna Karyawan Sosial se Kalimantan Selatan menggelar temu kangen dan halalbihalal dalam menyambut Idul Fitri 1440 H, yang sekaligus akan membentuk pertemuan Kerukunan Purna Karyawan Sosial Kalimantan, yang difasilitasi salah satu sesepuhnya Hj Marwiyah, di Rumah Majelis Ta’lim dan Tahfidz Mifthul Jannah, Rabu (12/06/2019) siang.
Sesepuh Kerukunan Purna Karyawan Sosial se Kalimantan Selatan Hj Marwiyah mengatakan pertemuan dan halalbihalal yang diselenggarakan untuk mempererat tali silaturrahmi dan mendorong serta membantu para keluarga besar karyawan sosial di lingkungan Kementerian Sosial di Kalsel.
Ia juga mengingatkan bahwa manusia sebagai makhluk yang sempurna dan istimewa. Namun dengan karunia yang diberikan Tuhan ini, ternyata kadang-kadang tidak membuat manusia sadar akan posisinya di masyarakat. Bisa saja disebabkan oleh banyak faktor kepentingan. “Kepentingan-kepentingan yang bersinggungan inilah mengakibatkan ketidakharmonisannya hubungan dalam kehidupan bermasyarakat,’’ ujar Hj Marwiyah.

Oleh karena itulah melalui Forum Purna Karyawan Sosial Banjarmasin, dan Kalsel juga segenap pengurus Yayasan Uma Kandung Banjarmasin, Alumni Sekolah Tinggi Kasejehteraan Sosial Bandung dan Karyawan Dinas Sosial Provinsi Kalsel dan Kota Banjarmasin bertekad menyamaikan persepsi dan pandangan untuk selalu berbuat di rel yang benar.
Ketua Kerukunan Purna Karyawan Sosial Banjarbaru Sukamad yang hadir dalam pertemun mengatakan segala kehidupan yang ada di muka bumi ini sudah diskenariokan agar berjalan dengan teratur.
Manusia lah yang diharapkan mampu menjadi penguasa bumi, yang dapat memperlakukan makhluk ciptaan-Nya secara arif dan bijaksana. Bahkan senantiasa mengingat Tuhannya serta selalu berbuat baik terhadap sesama.
Salah satu sesepuh Dra Hj Rahmah Noorlias mengatakan sebagai manusia bisa menempatkan diri di lingkungan masyarakat. Kita tidak bisa hidup secara individual. Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti berinteraksi satu sama lain dan saling membutuhkan. Apalah jadinya bila tidak ada siapa pun di saat kita membutuhkan bantuan.
“Sehebat apa pun kita, semua itu ada batasnya. Inilah pentingnya berkomunitas dalam masyarakat. Dengan bersosialisasi dan membaur dalam lingkungan masyarakat diharapkan tercipta sebuah kondisi yang rukun dan damai,’’ demikian mantan Kadis Capil Kota Banjarmasin yang terpilih menjadi sebagai anggota DPRD Kalsel dari Partai PAN.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















