SuarIndonesia — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meresmikan bantuan Rumah Inti Tumbuh Konvensional (RITK) bagi puluhan petugas kebersihan di Desa Sungai Raya Selatan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (5/2/2026).
“Pembangunan RITK tidak berdiri sendiri, melainkan dirancang sebagai kawasan hunian yang terintegrasi dengan infrastruktur dasar, prasarana lingkungan, serta dukungan pembiayaan lanjutan,” kata Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Anggoro Putro dalam sambutan saat peluncuran RITK di HSS, Kalimantan Selatan.
Bantuan rumah tersebut merupakan proyek percontohan hunian terintegrasi berbasis kolaborasi lintas sektor.
Anggoro Putro mengatakan program tersebut memiliki nilai strategis karena dikawal sejak tahap perencanaan hingga peresmian, sekaligus menjadi model pembangunan perumahan berbasis kolaborasi pentahelix antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan sektor pendukung lainnya.
Dalam pelaksanaan di daerah itu, ia menyebutkan pemerintah daerah menyiapkan lahan, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) membangun rumah, Pemerintah Provinsi Kalsel membangun akses jalan, sementara Kementerian PKP melanjutkan dukungan melalui pengembangan prasarana, sarana, dan utilitas kawasan.
“Kawasan tersebut akan dikembangkan secara bertahap, termasuk rencana pembangunan tahap kedua serta integrasi pembiayaan mikro dan skema perumahan bersubsidi bagi kelompok masyarakat lain, seperti aparatur sipil negara dan pekerja sektor pelayanan dasar yang akan membeli rumah pertama,” tutur Anggoro dilansir dari AntaraNews.
Anggoro menekankan pentingnya pemeliharaan rumah oleh penerima manfaat agar nilai keberlanjutan kawasan tetap terjaga.
Menurut dia, bantuan rumah senilai sekitar Rp58 juta per unit itu merupakan bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja kebersihan yang selama ini menjadi tulang punggung wajah kota dan kabupaten.
Ia berharap kawasan RITK di Hulu Sungai Selatan dapat menjadi rujukan nasional dan lokasi pembelajaran bagi daerah lain dalam mengembangkan perumahan rakyat yang holistik, terjangkau, dan berkelanjutan.
“Langkah ini untuk memperkuat implementasi program pembangunan perumahan nasional oleh Kementerian PKP,” ujarnya. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















