SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai gelombang tinggi air laut yang mencapai 2,5 meter di perairan tiga kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai Selasa (3/2).
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarbaru Liesda Dwi Kartika di Banjarmasin, Senin (2//2/2026), mengatakan tiga daerah yang berpotensi terdampak gelombang tinggi tersebut, yakni di perairan Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.
“Waspada bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 2,5 meter,” ujar Liesda, dilansir dari AntaraNews.
Berdasarkan data prakiraan cuaca perairan, kecepatan angin di wilayah tersebut berkisar antara 9 hingga 13 knot.
Kondisi cuaca di perairan Tanah Laut diprediksi mengalami hujan petir sejak pagi hingga dini hari, sementara perairan Kotabaru dan Tanah Bumbu diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Selain di laut, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca di daratan Kalimantan Selatan. Pada Selasa (3/2), hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Kalsel diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang pada siang atau sore hari.
Liesda mengatakan kondisi tersebut diprakirakan berlanjut hingga Rabu (4/2) dengan cakupan wilayah meliputi Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi sebagai dampak dari cuaca ekstrem tersebut, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga genangan air.
Selain itu, suhu udara di wilayah Kalimantan Selatan secara umum diprakirakan berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembapan udara pada rentang 70 sampai 98 persen. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















