SuarIndonesia – Kasus proyek pagar Instalasi Farmasi milik Dinas Kesehatan Banjarmasin, kini memasuki tahap baru.
Dimana penyidik Kejaksaan Negeri Banjarmasin, akhir Minggu ini akan memintakan keterangan ahli dari salah satu Perguruan Tinggi di pulau Jawa.
“Hal ini akan dilakukan secara zoom, ujar Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Indah Laila SH MH Kasi Intel Dimas Purnama Putra SH MH selaku juru bicara di instnasi penegak hukum tersebut kepada awak media, Selasa (23/7/2024).
“Dari hasil ini nanti, pihak penyidik akan bisa menyusun berota acara pemeriksaan,’’ ujar Dimas biasa ia dipanggil.
Seperti diketahui, menurut Dimas, pihak penyidik sudah memintakan keterangan dengan sejumlah saksi.
Data diperoleh, penydikan yang memintai keterangan terjhadap saksi tersebut antara lain Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK)maupun Kuasa Pengguna Anggaran.
Apakah nanti setelah diperoleh keterangan dari saksi ahli penyidikan menetapkan tersangka, Dimas tidak memberi komentar.
“Tunggu saja nanti anda juga akan tahu,’’ bebernya
Seperti diketahuo untuk membangun pagar pada Dinas tersebut dianggarkan Rp 1,2 Miliar dari APBD Kota Banjarmasin tahun 2022.
Kondisi pagar tersebut yang teletak di Jalan Lingkar Dalam Selatan, Banjarmasin Selatan, keadaannya sebagian sudah runtuh. (HD)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















