KASUS BARU Positif Corona di Indonesia 4.497, Kalsel 76

- Penulis

Minggu, 11 Oktober 2020 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapid test jadi pendeteksi awal gejala corona.(Foto/Dok.SuarIndonesia)

SuarIndonesia – Pemerintah melaporkan 4.497 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Minggu (11/10/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 333.449 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.

DKI Jakarta yang mulai 12 Oktober 2020 akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi selama dua pekan ini, kembali menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 1.389 kasus per 11 Oktober 2020.

Pasca PSBB ketat lalu, kasus di DKI Jakarta disebut mengalami penurunan. Pada periode 26 September-9 Oktober 2020, jumlah kasus positif meningkat sebanyak 22,39 persen, sementara kasus aktif hanya 3,81 persen.

Sementara di posisi kedua disusul Sumatera Barat dengan penambahan kasus sebanyak 350 per 11 Oktober 2020.

Dikutip dari laman covid19.go.id, pada hari ini ada sebanyak 3.546 kasus sembuh, sementara kasus kematian Corona sebanyak 79 orang.

Berikut detail sebaran 4.497 kasus baru Corona di Indonesia dilansir dari detikcom pada Minggu (11/10/2020):

DKI Jakarta: 1.389 kasus
Sumatera Barat: 350 kasus
Jawa Tengah: 318 kasus
Riau: 310 kasus
Jawa Timur: 269 kasus
Jawa Barat: 205 kasus
Kalimantan Timur: 194 kasus
Sulawesi Selatan: 176 kasus
Papua: 150 kasus
Papua Barat: 125 kasus
Aceh: 123 kasus
Bali: 107 kasus
Banten: 106 kasus
Sulawesi Tenggara: 91 kasus
Sumatera Utara: 85 kasus
Kalimantan Barat: 81 kasus
Kalimantan Selatan: 76 kasus
Sulawesi Utara: 54 kasus
Maluku: 39 kasus
DI Yogyakarta: 35 kasus
Kalimantang Tengah: 34 kasus
Sumatera Selatan: 33 kasus
Jambi: 22 kasus
Kepulauan Riau: 22 kasus
Nusa Tenggara Barat: 19 kasus
Sulawesi Tengah: 16 kasus
Sulawesi Barat: 15 kasus
Bangka Belitung: 13 kasus
Lampung: 11 kasus
Kalimantan Utara: 8 kasus
Bengkulu: 7 kasus
Nusa Tenggara Timur: 7 kasus
Gorontalo: 7 kasus.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG
PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan
KALIMANTAN 10 Besar ISPU Tertinggi, Kotim di Posisi Teratas
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T
3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca