Jika Asep Syarifuddin Tidak Hadir Lagi, Apa Kemungkinan Terdakwa Bebas ?

- Penulis

Jumat, 5 April 2019 - 01:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Inilah yang menjadi pertanyaan, jika nantinya saksi korban, Asep Syarifuddin, mantan Kadivpas Kemenkumham Kalsel ini, tidak hadir lagi pada persidangan yang ke empat kalinya pada agenda itu di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Untuk sidang yang ketiga, Kamis (4/4) sidah tidak hadir. Dan ada berbagai kemungkinan pula atas putusan akhir semua terdakwa, bisa bebas.

Alasannya dari beberapa keterangan, selain tidak adanya saksi korban, juga sebelumnya saksi lainnya menyatakan tidak tahu atau bukan terdakwa yang ada melakukan penyiraman,

Kemudian, untuk pelaku utamanya juga sesuai dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP), tidak ada siapa orangnya (karena belum tertangkap).

Bahkan pada peridangan sebelumnya, Kamis (14/3) dengan dihadirikan 7 orang saksi ke PN Banjarmasin, sempat membuat bingung dan bertanya siapa pelakunya.

Yakni Muhammad yang berada di kawasan Kelayan Banjarmasin Selatan, penjual air keras, Fuji saksi karyawan showroom sepeda motor, kasir Café Capung, juru parkir, Hairil dan Barista Cafe Capung.

Namun, keterangannya saksi itu, yang bisa disimpulkan kalau soal tiga terdakwa tak dilihat adanya di lokasi atau saat penyiraman.

Mendengar keterangan saksi verbal ini, Ketua majelis hakim, Eddy Cahyono, tampak bingung. Eddy kemudian berucap “lalu siapa pelakunya? “.

Saksi lainnya Andi Darmawan yang merupakan  sopir online mengaku mengantar dua orang  yang diduga melakukan penyiraman ke Balikpapan.

Yang belakangan dia ketahui bernama Puput dan Pandu. “Rencana sampai Tanjung, tapi akhirnya mereka minta antar hingga Balikpapan,” ujar Andi.

Baca Juga :   KANTOR PLN UP3 Banjarmasin "Digeruduk" Massa Aliansi Pemuda

Andi menceritakan kalau mobilnya disewa  salah satu terdakwa Wahdianor dengan dua orang temannya menuju Banjarmasin.

Sesampainya, ketiganya mampir di salah satu dealer sepeda motor di Teluk Dalam Banjarmasin.

“Di dealer sepeda motor saya melihat ada beberapa orang selain mereka bertiga,” ujar saksi.

Kemudian ketua majelis hakim bertanya lagi, apa diantara terdakwa yang ada. Saksi menggeleng, tanda tidak.

Dua orang yang diduga pelaku menggantikan posisi Wahdianor dan dua orang temannya pada saat mobil mereka kembali menuju Banjarbaru persis di Simpang Empat Sungai Tabuk.

Dua orang yang diduga pelaku menggunakan motor CBR warna putih dan Yamaha Mio yang kini jadi barang bukti.

“Kelihatan mereka berdua sangat tergesa-gesa dengan tangan salah satu pelaku mengaku gatal-gatal,” ujar saksi.

Para terdakwa sendiri dijerat dengan pasal 355, 353 dan 351 KUHP jo pasal 55,56 KUHP.(ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1
RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar
SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka
KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel
BNPB : Tim Terkait Masih Bersiaga di Lapangan Himpun Kronologi serta Penyebab Jatuhnya Helikopter “Water Bombing”
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:07

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:38

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 November 2026 - 22:25

RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Minggu, 8 November 2026 - 19:56

BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38