INVESTASI BERJANGKA Diperkenalkan pada Jurnalis

- Penulis

Kamis, 28 November 2019 - 19:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Industri berjangka komoditi terus mengalami pertumbuhan cukup signifikan setiap tahunnya. Hal ini menjadi alasan PT Bestprofit Future bersama Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia terus mensosialisasi investasi ini kepada masyarakat.

Salah satunya kepada para jurnalis di Kalsel untuk lebih tahu seluk beluk produk komoditas berjangka, salah satunya Locogold yang lagi booming saat ini.

Adriyanto Papuke Pimpinan Cabang BPF Banjarmasin menjelaskan, Locogold menjadi salah satu investasi yang menarik di komoditas investasi berjangka.

“Kami mengundang sekitar 40 jurnalis untuk mengikut kegiatan ini. Para jurnalis juga diajarkan trading langsung dalam demo yang dibantu pialang dari BPF,” jelasnya di sela acara yang digelar di Golden Tulip (28/11).

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk edukasi dan sosialisasi industri Perdagangan Berjangka Komoditi. Karena jurnalis bisa menjadi corong untuk lebih memperluas sosialisasi kepada masyarakat.

Diakui Adriyanto, pertumbuhan investasi berjangka sangat bagus dari tahun ke tahun. Karena investasi ini lebih menguntungkan daripada menyimpan uang di bank.

“Untuk menghindari investasi bodong masyarakat bisa mencek ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), kalau terdaftar di Bappebti berarti legal,” imbuhnya.

Bahkan PT. Bestprofit Futures (“BPF”) membukukan total volume transaksi sebesar 830.395 lot atau naik 42,16% pada kuartal III tahun 2019 dibandingkan tahun lalu pada posisi yang sama.

Volume transaksi bilateral masih menjadi katalis utama sebesar 757.097 lot atau memberikan kontribusi sebesar 91,17% dari total volume transaksi dibandingkan multilateral sebesar 73.298 lot atau hanya menopang sebesar 8,82%.

“Seluruh pencapaian ini cukup memuaskan. Kami yakin sampai akhir tahun kinerja BPF akan melesat sesuai ekspektasi. Tentunya, semua berkat kerjasama dan dukungan dari para karyawan, nasabah dan stakeholder,” terang M.Khusyen Azhari, Direktur Utama BPF.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Ajak Buruh dan Ojek Online, Ratusan Perwakilan Komitmen Menjaga Situasi Kondusif

Saat ini BPF menempati urutan kedua teratas dari lima perusahaan pialang berjangka terbesar nasional, berdasarkan data Bursa Berjangka Jakarta. Total pangsa pasar BPF mencapai 13,39%.

Catatan prestasi ini tidak akan berhenti hingga menjadi nomor satu di industri Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia.

Selain kinerja transaksi, laporan perseroan juga mencatat total nasabah baru hingga September 2019 mencapai 2.076, mengalami peningkatan sebesar 26,20% dibandingkan tahun sebelumnya pada posisi yang sama sebanyak 1.645 nasabah baru.

Melalui 10 kantor cabang, BPF terus melebarkan ekspansi layanan investasi berjangka di seluruh Indonesia yang kini tersebar di Jakarta (2 kantor), Malang, Bandung, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Jambi, Pontianak, dan Banjarmasin.

Untuk meningkatkan pelayanan, BPF disempurnakan oleh fasilitas layanan SITNA (Sistem Informasi Transaksi Nasabah) dari PT. Kliring Berjangka Indonesia dan PT. Bursa Berjangka Jakarta. Melalui SITNA, setiap transaksi kontrak berjangka yang tercatat di bursa berjangka dapat dipantau oleh nasabah kapan pun dan di mana pun.

Peluang di akhir 2019, Khusyen mengungkapkan, dari target di awal sebesar 20% untuk total volume transaksi dan jumlah nasabah baru diyakini akan tercapai seiring situasi ekonomi global yang mulai membaik, dan daya investasi yang kian menggeliat di dalam negeri.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik
BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
GUNCANG KALIMANTAN ! Gubernur Cup Road to Pangdam 2026, Puluhan Klub Terbaik Kalteng Vs Kalsel Berebut Mahkota Juara
KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca