HARI KE-12, Ditemukan 14 Jasad Korban KM Virgo Transport 8

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi total 14 jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam ke KN SAR Pacitan sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (24/9/2026). (Foto: HO-Basarnas)

Tim SAR gabungan mengevakuasi total 14 jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam ke KN SAR Pacitan sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (24/9/2026). (Foto: HO-Basarnas)

SuarIndonesia — Basarnas mengatakan tim penyelam gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi 14 jasad korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dari dalam bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa, pada Kamis (24/9/2026).

Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam keterangannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (24/9/2026) mengatakan tim SAR gabungan akan terus melakukan pencarian secara maksimal, baik melalui unsur udara maupun unsur laut, khususnya melalui penyelaman bawah air di dalam badan kapal.

“Hari ini, perjuangan tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban KM Virgo kembali membuahkan hasil. Tim penyelam gabungan terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), TNI AL, dan unsur SAR lainnya berhasil mengevakuasi 14 korban meninggal dari dalam kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa,” ujarnya.

Syafii mengatakan setelah korban berhasil dievakuasi dari dalam badan kapal, korban selanjutnya dievakuasi menuju KN SAR Pacitan untuk kemudian diterbangkan ke Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru menggunakan helikopter Basarnas HR-3604 dan Helikopter Panther TNI AL.

“Setibanya di Lanud Sjamsudin Noor, korban dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin diserahkan kepada pihak terkait untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut,” katanya.

Dengan ditemukannnya 14 korban meninggal tersebut, hingga Kamis (24/9) pukul 18.30 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 150 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia, sementara 93 korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Tim SAR gabungan mengevakuasi total 14 jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam ke KN SAR Pacitan sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (24/9/2026). (Foto: HO-Basarnas)

Kapal RBB dan RIB 01 cari korban KM Virgo di pesisir Kalteng

Sementara itu, dilansir dari Antara, Basarnas mengerahkan Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 dari Kantor SAR Palangka Raya untuk memperkuat pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di wilayah pesisir Kalimantan Tengah (Kalteng).

Baca Juga :   BKSDA Kalsel: 12 Bekantan Tewas Akibat Karhutla HSS

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan pengerahan kedua unsur tersebut dilakukan setelah Basarnas memerintahkan Kepala Kantor SAR Palangka Raya menggelar operasi SAR di wilayah pesisir Kalteng dan sekitarnya guna memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8.

“Kapal RBB Palangka Raya dan RIB 01 Palangka Raya akan membantu pencarian,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-11 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (23/9/2026) malam.

Sejak ditemukannya tiga korban meninggal dunia di Perairan Seruyan, Kalteng, Basarnas memperkuat pencarian di area itu.

Putu menyebut jarak lokasi ditemukannya tiga korban meninggal di Perairan Seruyan dari lokasi kapal tenggelam di Laut Jawa, diperkirakan mencapai 145 hingga 150 mil laut.

“Sejak hari pertama hingga ketujuh operasi SAR, area di situ masuk area pencarian. Namun kondisi gelombang yang cukup tinggi membuat kapal-kapal pencari mengalami keterbatasan jarak pandang untuk mengamati benda atau korban di permukaan perairan,” ujarnya. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1
SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka
BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan
KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian
GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel
BNPB : Tim Terkait Masih Bersiaga di Lapangan Himpun Kronologi serta Penyebab Jatuhnya Helikopter “Water Bombing”

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:07

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:38

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 November 2026 - 22:25

RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Minggu, 8 November 2026 - 19:56

BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38