HABISKAN Akhir Pekan, Relawan BPK Adu Kinerja Semburkan Air di Kejauhan

- Penulis

Minggu, 27 Juni 2021 - 22:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Raung mesin terdengar nyaring. Air menyembur deras dari selang yang tersambung dengan mesin pompa air milik relawan BPK di Banjarmasin.

Bahkan, saking derasnya semburan air yang sengaja disemprotkan relawan BPK hampir menyentuh bibir siring di seberangnya.

Seperti halnya tubuh yang perlu dirawat melalui olahraga. Mesin pompa air pun demikian. Perlu perawatan, agar tidak menemui kendala teknis ketika dibutuhkan.

Misalnya, dengan rutin melakukan pengecekan ringan. Mampu menyemburkan air, atau tidak.

Seperti yang terlihat di Dermaga Pasar Terapung, Siring Piere Tendean, Minggu (27/6/2021) sore. Puluhan armada relawan barisan pemadam kebakaran (BPK) di Kota Banjarmasin, tampak berkumpul di lokasi tersebut.

Masing-masing dari grup relawan ‘penakluk api’ itu, mengeluarkan senjatanya mesin pompa air lengkap dengan selangnya.

Diletakkan di Dermaga Terapung, ketika mulai dihidupkan mesin-mesin pompa beragam ukuran itu mulai meraung.

 

HABISKAN Akhir Pekan, Relawan BPK Adu Kinerja Semburkan Air di Kejauhan (2)

 

Dari mulut selang yang terpasang di badan mesin, air keluar menyembur deras. Saking derasnya hampir menyentuh bibir siring di seberangnya.

Aktivitas itu rutin dilakukan. Biasanya, ramai saat akhir pekan. Dimulai sekira jam empat sore, dan berhenti bila matahari sudah hampir tenggelam.

Dari hitungan kasar penulis, sedikitnya ada lebih dari dua puluh armada BPK yang berkumpul di situ. Dan tentu, jumlah itu belum seberapa bila dibandingkan jumlah armada BPK di Kota Banjarmasin secara keseluruhan.

Ditemui di lokasi, salah seorang relawan BPK, Rizal Baihaqi menjelaskan, kegiatan itu biasanya berpusat di dua tempat. Bisa di kawasan Jalan Japri Zamzam atau di Siring Piere Tendean.

“Tapi, yang paling ramai memang biasanya di sini (Siring Piere Tendean),” ucapnya saat dibincangi awak media.

Anggota BPK Gunsar (Gunung Sari), itu juga membenarkan bahwa aktivitas yang dilakukan memang biasanya untuk mengecek kondisi peralatan.

“Kalau tidak rutin dicek, khawatirnya ketika saat dibutuhkan jadi kurang prima,” tambahnya.

Senada dengan Ahmad Haikal. Ia relawan dari Kesatuan BPK Star10, asal Kelayan B. Minggu (27/6/2021), ada dua unit mesin berukuran besar yang dibawa kesatuannya.

“Alhamdulillah, keduanya normal. Tak ada kendala,” ucapnya.

Menurutnya, tak mudah untuk memiliki mesin pompa air. Harganya yang terbilang mahal, membuat pihaknya mesti rajin merawat atau melakukan pengecekan.

Haikal menuturkan, untuk satu unit mesin yang digunakan timnya saja, harganya mencapai Rp15 juta per unit. Itu, baru untuk harga mesin yang rusak. Belum untuk harga mesin baru atau yang siap pakai.

Baca Juga :   REKRUTMEN PPIH Tahun 2025, Kalsel Dapat Kuota 24 Orang

“Harganya tentu lebih mahal. Belum termasuk biaya bahan bakar. Latihan atau pengecekan seperti ini, bisa menghabiskan 10 liter bensin yang sudah dicampur oli samping. Itu untuk dua mesin,” tambahnya.

Ditanya seperti apa performa mesin yang dibawa kesatuannya, Haikal lantas menunjukkan salah satu pompa yang masih menyemburkan air. Deras hingga mendekati bibir siring di seberangnya.

“Itu belum di gas full,” ucapnya kemudian terkekeh.

Ditanya kendala yang kerap dihadapi kesatuannya di lapangan, Haikal mengaku hanya kesulitan menjangkau lokasi kebakaran. Menurutnya, saat terjadi kebakaran, ada banyak masyarakat yang memilih untuk sekadar menonton.

Dan hal ini, tentu sedikit banyaknya menyulitkan gerak relawan BPK ketika ingin memadamkan api. Ia pun lantas berharap, masyarakat bisa mengerti dan memahami kondisi relawan BPK di lapangan.

“Selain itu, Alhamdulillah tak ada kendala. Pun demikian dengan kendala teknis. Misalnya mesin malah macet, itu tak pernah kami temukan,” tambahnya.

Di sisi lain di Dermaga Pasar Terapung, ada Alfin. Ia, dari kesatuan BPK Hipsi Kampung Gedang, Gang Silaturahim.

Ia bersama belasan personilnya pun juga tampak melakukan pengecekan mesin. Kondisi mesin yang dibawanya pun tampak prima.

Kepada penulis, ia membeberkan bahwa selama bertugas memadamkan api, ia juga belum pernah menemui kendala teknis. Alias lancar.

“Kalau pun ada kendala di lapangan, hanya pada sulitnya menemukan titik air. Ketika datang, kita tidak tahu apakah dekat dengan titik air atau tidak,” ucapnya.

Terlepas dari hal itu, aksi relawan BPK itu mengundang perhatian pengunjung yang mampir di Siring Piere Tendean. Tak sedikit dari pengunjung yang merekam aksi tersebut.

Bagi pengunjung, aksi para relawan BPK tersebut menjadi tontonan yang cukup mengasyikkan.

“Asyik mas. Unik,” ucap Zulfadli. Lelaki asal Banjarbaru, itu mengaku baru pertama kali itu melihat relawan BPK berkumpul dan bersama-sama ‘unjuk gigi’.

Senada dengan pengunjung lainnya, Mega. Perempuan asal Sultan Adam itu pun asyik dengan kameranya. Bahkan, ia justru tertarik untuk membuat film dokumenter tentang kegigihan relawan BPK.

“Sepertinya asyik kalau ada yang membuat film dokumenternya,” ujarnya singkat. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:04

BURONAN Penggelapan Dua Mobil Ekspedisi Dibekuk “Macan” Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca