Guyuran Hujan tak Surutkan Lautan Jemaah Tausyiah Ustadz Somad

Guyuran Hujan tak Surutkan Lautan Jemaah Tausyiah Ustadz Somad

Suarindonesia – Guyuran hujan yang disambung gerimis panjang selepas shalat Magrib tak menyurutkan lautan manusia yang diperkiraka sekitar 40 ribuan jemaah menghadiri tausyiah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Kota Banjarmasin pada Senin (3/12) malam.

Kaum muslim tua-muda, laki-laki-perempuan terus berduyun-duyun menyemut hingga memenuhi halaman masjid raya itu yang terletak di jantung Kota Banjarmasin.

Pantuan Suarindonesia di lokasi, kaum muslim yang hadir tidak hanya dari jemaah laki-laki, tapi juga kaum hawa yang seakan mendominasi dengan pakaian putih muslimahnya. Sejak pukul 16.00 WITA, mereka sudah memadati area perempuan yang disediakan oleh panitia pelaksana di sekeliling Masjid Sabilal Muhtadin. Sebagian jemaah berpayung lantaran gerimis.

Menurut kesaksian dari jemaah asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Mariah, sehari sebelum tabligh akbar ini, dirinya sudah bertolak ke Banjarmasin.

Menempuh perjalanan darat 3 jam, ia ingin melihat dan mendengar langsung ceramah UAS. Maklum, Mariah selama ini hanya bisa melihat UAS lewat televisi.

“Selama ini saya hanya pernah melihat beliau (UAS) di TV, nah saat ini saya hampir bisa melihat langsung dengan mata kepala sendiri. Semoga hujan saat ini bisa reda dan masyarakat bisa menikmati tausyiah dari UAS secara nyaman,” ucap Mariah.

Toh, jemaah tetap tenang bersantai menikmati tausyiah UAS di bawah rintik hujan. Alhasil, mayoritas jemaah yang di luar masjid sudah basah kuyup. Terlebih kebanyakan jemaah memakai pakaian serba putih.

Di hadapan jemaah, UAS sempat menyinggung kembali cerita studi di Universitas Al Azhar Kota Kairo.

Semakin malam masih banyak jemaah berdatangan dari berbagai pelosok, tapi mereka hanya bisa menjangkau area luar masjid tanpa bisa melihat UAS. Padatnya jemaah membuat lautan manusia meluber hingga ke jalanan di sekeliling mesjid.(SU)

 238 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: