Guyuran Hujan tak Surutkan Lautan Jemaah Tausyiah Ustadz Somad

- Penulis

Senin, 3 Desember 2018 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Guyuran hujan yang disambung gerimis panjang selepas shalat Magrib tak menyurutkan lautan manusia yang diperkiraka sekitar 40 ribuan jemaah menghadiri tausyiah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Kota Banjarmasin pada Senin (3/12) malam.

Kaum muslim tua-muda, laki-laki-perempuan terus berduyun-duyun menyemut hingga memenuhi halaman masjid raya itu yang terletak di jantung Kota Banjarmasin.

Pantuan Suarindonesia di lokasi, kaum muslim yang hadir tidak hanya dari jemaah laki-laki, tapi juga kaum hawa yang seakan mendominasi dengan pakaian putih muslimahnya. Sejak pukul 16.00 WITA, mereka sudah memadati area perempuan yang disediakan oleh panitia pelaksana di sekeliling Masjid Sabilal Muhtadin. Sebagian jemaah berpayung lantaran gerimis.

Menurut kesaksian dari jemaah asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Mariah, sehari sebelum tabligh akbar ini, dirinya sudah bertolak ke Banjarmasin.

Menempuh perjalanan darat 3 jam, ia ingin melihat dan mendengar langsung ceramah UAS. Maklum, Mariah selama ini hanya bisa melihat UAS lewat televisi.

“Selama ini saya hanya pernah melihat beliau (UAS) di TV, nah saat ini saya hampir bisa melihat langsung dengan mata kepala sendiri. Semoga hujan saat ini bisa reda dan masyarakat bisa menikmati tausyiah dari UAS secara nyaman,” ucap Mariah.

Baca Juga :   DIBUKA KEMBALI Jalan Veteran Sungai Lulut, Pasca Retak dan Ambles

Toh, jemaah tetap tenang bersantai menikmati tausyiah UAS di bawah rintik hujan. Alhasil, mayoritas jemaah yang di luar masjid sudah basah kuyup. Terlebih kebanyakan jemaah memakai pakaian serba putih.

Di hadapan jemaah, UAS sempat menyinggung kembali cerita studi di Universitas Al Azhar Kota Kairo.

Semakin malam masih banyak jemaah berdatangan dari berbagai pelosok, tapi mereka hanya bisa menjangkau area luar masjid tanpa bisa melihat UAS. Padatnya jemaah membuat lautan manusia meluber hingga ke jalanan di sekeliling mesjid.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca