GURU HONORER Non Sertifikat dapat Insentif Rp 500 Ribu

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 22:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi -- Pemerintah akan mengeluarkan peraturan pemberian insentif untuk guru honorer non sertifikasi sebesar Rp500 ribu. (ANTARA FOTO/Rivan Awal L)

Foto Ilustrasi -- Pemerintah akan mengeluarkan peraturan pemberian insentif untuk guru honorer non sertifikasi sebesar Rp500 ribu. (ANTARA FOTO/Rivan Awal L)

SuarIndonesia — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkap pemerintah akan mengeluarkan peraturan terkait kenaikan gaji guru yang sebelumnya telah dijanjikan Presiden Prabowo Subianto.

Staf Ahli Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen Biyanto mengatakan peraturan itu turut akan mengatur pemberian insentif untuk guru honorer non sertifikasi.

“Jadi guru yang sudah sertifikasi, selama ini kan nerima (tunjangan) Rp1,5 juta. Nah ini ditambah Rp500 (ribu) jadi Rp2 juta,” kata Biyanto di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (22/1/2025).

“Guru-guru honorer yang belum tersertifikasi kan enggak dapat tunjangan apa-apa. Nanti akan dikasih insentif Rp500 ribu per bulan,” sambungnya.

Biyanto menjelaskan pemberian insentif kepada guru honorer non sertifikasi akan dilakukan dengan transfer langsung ke rekening para guru.

Metode itu dilakukan untuk menghindari potongan-potongan tertentu yang berpotensi mengurangi nilai pemberian insentif itu.

“Ditransfer langsung ke guru itu. Jadi namanya direct transfer ya, tidak lagi lewat karena menghindari potongan-potongan itu,” ujar dia.

Kendati demikian, Biyanto mengaku belum tahu aturan jenis apa yang akan dikeluarkan pemerintah untuk mengatur kenaikan gaji guru itu.

“Nanti mungkin Pak Menteri (Abdul Mu’ti) yang setelah rapat sore (Sidang Kabinet Paripurna) ini yang nanti akan disampaikan,” ujar dia dikutip dari CNNIndonesia.

Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi telah memberikan penjelasan soal kenaikan gaji guru yang dijanjikan Prabowo.

Ia mengatakan gaji guru non-ASN yang bersertifikasi sebelum 2024 mendapatkan kenaikan tunjangan Rp500 ribu sehingga menjadi Rp2 juta.

Baca Juga :   PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Kemudian, Hasan mengatakan guru yang baru mendapatkan sertifikasi pada 2024 akan langsung mendapatkan tambahan dari tunjangan sebesar Rp2 juta pada 2025.

Guru Non-ASN yang baru mendapatkan sertifikat di tahun 2024 tak lagi mendapatkan tunjangan Rp1,5 juta terlebih dahulu, tapi langsung tapi langsung menjadi Rp2 juta.

“Guru non-ASN yang baru mendapatkan sertifikat di tahun 2024, ya kan, tahun 2024 ada sekitar 600-an ribu ASN maupun non-ASN yang dapat sertifikat. Tahun 2025 nanti mereka langsung dapat tambahan dari tunjangan sebesar Rp2 juta,” kata Hasan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/12).

Tak hanya itu, Hasan membeberkan guru berstatus ASN yang punya sertifikat sebelum 2024 akan mendapatkan tunjangan sebesar satu kali gaji.

“Guru ASN kan banyak, yang baru dapatkan sertifikat di tahun 2024 kan jumlahnya ratusan ribu. Nah, mereka ini yang mendapatkan tambahan tunjangan sebesar satu kali gaji juga,” ucapnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG
KALIMANTAN 10 Besar ISPU Tertinggi, Kotim di Posisi Teratas
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca