GUBERNUR KALSEL-Kapolda “Sidak” Gudang Bulog, Ada Laporan Beras tak Layak Konsumsi

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia –  Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin Didampingi Kapolda,Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan Kabinda Brigjen Pol. Nurullah “sidak” (inspeksi mendadak ke Gudang Bulog di Landasan Ulin, Banjarbaru, Senin (6/10/2025).

Ini soal adanya laporan sebagian masyarakat tentang adanya penerimaan beras tidak layak konsumsi.

Apa dilakukan bertujuan memastikan keamanan stok beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan), yang akan didistribusikan kepada publik.

Beras SPHP merupakan program  inisiatif pemerintah yang dijalankan  Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan beras dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

“Inspeksi atas temuan di lapangan dimana sebagian masyarakat dilaporkan menerima beras dalam kondisi tidak memenuhi standar,” ucap gubernur.

Pihaknya turun langsung untuk memverifikasi fakta sekaligus mencegah keresahan sosial yang lebih luas.

“Mendatangi gudang Bulog, untuk melihat ketersediaan stok beras, serta memastikan layak tidaknya kondisi beras yang didistribusikan kepada masyarakat,” ucapnya lagi.

Lanjut Gubernur, dari hasil pantauan di lokasi menunjukkan, dari total stok beras SPHP yang mencapai 29.000 ton, tersisa 13.000 ton..

“Seluruh stok tersebut telah melalui proses sortir dan dinyatakan layak konsumsi.

Dari hasil pantauan kita, beras dari luar Kalsel kondisinya bagus, sudah disortir semua.

Baca Juga :   PULUHAN JEMAAH UMRAH Kalsel Telantar di Jeddah, Bambang Heri Purnama Turun Tangan Bantu Kepulangan ke Tanah Air

Masih ada sekitar 13 ribu ton lagi yang harus dihabiskan tahun ini,” smabung Kapolda, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan.

Ia menekankan komitmen sinergi antar instansi untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan aman.

“Kami koordinasi dengan Pak Gubernur dan Kakanwil Bulog terkait penyaluran beras SPHP. Dan sampai akhir tahun 2025, masih terdapat 13 ribu ton yang harus disalurkan ke masyarakat,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Bulog Kanwil Kalsel, Muhammad Akbar Said, mengakatan, stok dari 29.000 ton, 16.000 ton merupakan beras dalam negeri dan 13.000 ton adalah sisa beras impor tahun 2024.“Beras yang jumlahnya masih mencapai 13.000 ton rencananya kami akan salurkan,” ucapnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual
WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum
MERUSAK JARINGAN Air Asin, PDAM Batola Masih Suplai dan PAM Bandarmasih Besok Hentikan
DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:52

DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa

Senin, 28 September 2026 - 18:52

DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin

Senin, 28 September 2026 - 18:29

BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual

Senin, 28 September 2026 - 18:14

SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar

Senin, 28 September 2026 - 17:47

API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum

Senin, 28 September 2026 - 15:21

MERUSAK JARINGAN Air Asin, PDAM Batola Masih Suplai dan PAM Bandarmasih Besok Hentikan

Minggu, 27 September 2026 - 21:35

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Minggu, 27 September 2026 - 20:58

6,7 HA Karhutla Gambut Dipadamkan Lewat Metode Suntik

Berita Terbaru

Dua petugas membawa seekor orang utan untuk dikembalikan ke habitatnya di Kutai Timur, Kalimantan Timur (18/9/2026). (Foto: HO-BKSDA Kaltim)

Kaltim

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Senin, 28 Sep 2026 - 20:31

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca