GELAR Rukyatul Hilal Ramadan 2025, Kemenag Kalsel Gandeng BMKG

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 22:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin dan jajarannya saat gelar Rukyatul Hilal penetapan masuknya bulan Ramadan pada 2024 lalu di salah satu puncak gedung di Kota Banjarmasin. (Foto: Dok ANTARA/HO-Kemenag Kalsel)

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin dan jajarannya saat gelar Rukyatul Hilal penetapan masuknya bulan Ramadan pada 2024 lalu di salah satu puncak gedung di Kota Banjarmasin. (Foto: Dok ANTARA/HO-Kemenag Kalsel)

SuarIndonesia — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menggandeng Badan Meteorologi, Kriminologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pengadilan Agama menggelar Rukyatul Hilal penetapan awal bulan Ramadan 1446 H/2025 M.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin di Banjarmasin, Rabu (19/2/2025), menyampaikan bahwa Rukyatul Hilal dijadwalkan pada 28 Februari 2025 dengan titik utama di puncak gedung Hotel Zuri Express Banjarmasin.

“Selain itu, ada juga di beberapa titik di daerah-daerah,” ujarnya.

Dia mengatakan, dilibatkannya BMKG dalam kegiatan tahunan menjelang Ramadan ini agar hasil pemantauan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan syariat.

“Kita juga akan melibatkan Lembaga Falakiyah serta mengundang tokoh agama, ahli astronomi, tim falakiyah, dan perwakilan dari berbagai instansi terkait,” ujar Tambrin.

Dia menjelaskan, pemantauan hilal tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan awal Ramadan dengan metode rukyat (pengamatan langsung) yang dikombinasikan dengan metode hisab (perhitungan astronomi).

Dia menekankan pentingnya kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dalam menetapkan awal bulan Ramadan, khususnya untuk kepentingan ibadah umat Islam.

“Pemantauan hilal ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan awal bulan Ramadan, dengan tetap mengacu pada kaidah syariat dan ilmu astronomi,” katanya.

Menurut dia, laporan mengenai hasil dari pemantauan hilal tersebut nanti akan dikirimkan ke Kementerian Agama RI untuk menjadi pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal bulan Ramadan.

“Jika hilal berhasil terlihat, maka akan diumumkan bahwa malam itu adalah awal bulan baru, sementara jika hilal tidak terlihat, maka bulan berjalan akan digenapkan menjadi 30 hari,” ujarnya.

Baca Juga :   PETUGAS KEBERSIHAN Jalanan di Pasar Baru Banjarmasin Tenggelam di Sungai Martapura

Dia pun mengimbau masyarakat agar menunggu keputusan resmi dari pemerintah terkait penetapan awal bulan Ramadan 1446 H/2025 M.

“Kegiatan rukyat ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ilmu falak dalam penentuan kalender Islam,” kata Tambrin, melansir dari AntaraKalsel.

Sementara itu, Lajnah Falakiyah PWNU Kalsel Fahrin menyampaikan bahwa data hisab, ijtima atau konjungsi terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025 sekitar pukul 08.47 WITA.

Menurut dia, pada saat ini perhitungan posisi matahari terbenam pada pukul 18.40 WITA, sementara hilal terbenam pada pukul 18.58 WITA. Dari segi posisi, azimut matahari tercatat pada 262° (derajat) 08’ (menit) 27 (detik)” dan azimut bulan pada 263° 37’ 06”.

Keadaan hilal menunjukkan bahwa tinggi hilal hakiki berada pada +4°31’50” di atas ufuk, sedangkan tinggi hilal mar’i adalah +3°48’09”. Hilal tampak di atas ufuk selama 18 menit dengan letak dan posisi hilal 1°28’39” di utara matahari. Selain itu, elongasi hilal tercatat sebesar +5°43’44” dan umur hilal pada saat pengamatan adalah 9 jam 53 menit. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca