DUA Pasien Positif Covid-19 di Banjarmasin Dikarantina Mandiri di Rumah

- Penulis

Rabu, 1 April 2020 - 20:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dua pasien terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) asal Banjarmasin masih menjalani karantina mandiri di rumah.

Mereka tak menjalani karantina di rumah sakit dengan alasan tak memiliki gejala medis. Langkah ini diambil juga atas persetujuan pihak Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi, mengatakan langkah penanganan untuk karantina mandiri bagi pasien positif yang tak memiliki gejala medis ini sesuai petunjuk buku pedoman Kementerian Kesehatan.

“Memang di rumah aja dia. Karena dia tanpa gejala. Artinya petunjuk K4 buku pedoman kemenkes kalau seperti itu karantina di rumah sendiri,” ucapnya, Rabu (1 /04/2020).

Ia mengaku sudah mengatur terkait penanganan pasien ini selama menjalani karantina mandiri. Dan itu sudah dinyatakan selesai karena keluarga yang bersangkutan juga mau bekerjasama.

“Sudah kami atur dan sudah selesai, dan keluarga kooperatif artinya tak ada masalah,” katanya.

Selain itu, Tenaga Medis dari Gugus Tugas juga selalu melakukan pemantauan kesehatan pasien. “Ada petugas kita datang ke rumahnya langsung kita edukasi. Pemantauan dilakukan setiap hari oleh petugas,” pungkasnya.

Menengok dokumen resmi Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) yang diterbitkan Kementerian Kesehatan tertanggal 27 Maret 2020, menyebutkan, memang dimuat tentang panduan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi untuk Isolasi di Rumah yaitu pada Bab IV poin 4.2.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Dalam panduan tersebut dijabarkan beberapa hal teknis yang mengatur metode isolasi rumah, di antaranya isolasi rumah atau perawatan di rumah dilakukan terhadap orang yang bergejala ringan dan tanpa kondisi penyerta.

Selanjutnya, tindakan ini (karantina mandiri) dapat dilakukan pada pasien dalam pengawasan, orang dalam pemantauan dan kontak erat yang bergejala dengan tetap memperhatikan kemungkinan terjadinya perburukan.

Penting untuk memastikan bahwa lingkungan tempat pemantauan kondusif untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan medis yang diperlukan orang tersebut.

Idealnya, satu atau lebih fasilitas umum yang dapat digunakan untuk pemantauan harus diidentifikasi dan dievaluasi sebagai salah satu elemen kesiapsiagaan menghadapi COVID-19.

Evaluasi harus dilakukan oleh pejabat atau petugas kesehatan masyarakat. Selama proses pemantauan, pasien juga harus selalu proaktif berkomunikasi dengan petugas kesehatan. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca