DUA FAKTOR Minimnya Partisipasi Pemilu, Sudah Diprediksi Merosot

- Penulis

Jumat, 11 Desember 2020 - 20:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menurunnya tingkat partisipasi warga dalam pemilu 9 Desember tahun ini yang terbilang jauh berkurang jika dibanding dengan tahun sebelumnya ternyata sudah diprediksi oleh KPU Kota Banjarmasin.

Komisioner KPU Banjarmasin, Muhammad Taufiqurrahman mengatakan pihaknya memprediksi jika angka partisipasi hanya berkisar 50 hingga 65 persen saja. Sementara targetnya sendiri berada di atas 70 persen.

Kendati demikian, bukan berarti pesimis, pihaknya hanya bisa menduga apa penyebab rendahnya partisipasi warga tersebut.

“Ada dua indikator mengapa partisipasi rendah. Pertama karena kondisi pandemi Covid-19 ini, warga seperti takut tertular. Yang kedua karena faktor curah hujan,” katanya saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Jumat (11/12) siang.

Kemudian, ia melanjutkan, soal jadwal waktu juga menjadi alasan. Sebagai contoh, warga yang dijadwalkan pukul 08.00 WITA, namun karena waktu tersebut ia berhalangan alasan pekerjaan ia tidak bisa datang.

“Padahal pencoblosan masih bisa dilakukan sebelum TPS ditutup pukul 13.00 WITA,” ucapnya.

Baca Juga :   BAHLIL Rampingkan Pengurus Jumlah Partai Golkar Periode 2024-2029

Padahal, pihak KPU mengklaim telah melakukan sejumlah sosialisasi dan ajakan lainnya, untuk mengajak seluruh masyarakat untuk mencoblos pada 9 desember kemarin.

“Kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk sosialisasi dengan berkeliling kota dan kegiatan lainnya mengajak pencoblosan di TPS,” ujarnya.

Ia mengaku bahwa KPU juga sudah membentuk relawan dalam mensukseskan pemilu dan Sosialisasi di beberapa medsos.

“Walaupun sudah kita pantau, hasil itu tidak bisa diapa-apakan lagi. Saat ini kami masih menunggu rekap hasil perhitungan suara karena dari situ kita bisa melihat,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa
SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek
RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca