DUA ATLET Putri Panjat Tebing Kalsel Pecahkan Sejarah Baru

Bagikan :
DUA ATLET Putri Panjat Tebing Kalsel Pecahkan Sejarah Baru

SuarIndonesia – Dua atlet putri panjat tebing Kalsel, memecahkan sejarah baru untuk banua, dengan meraih medali emas pertama setelah 20 tahun Kalsel tak beruntung, dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur, di Banda Aceh, Provinsi Aceh, 18 – 25 November 2021.

Mereka adalah Zaskia Al Zahra asal Tabalong dan Siti Noor Hemdi Salamah Syahputri asal Tapin.

Merebut medali emas dari dua kategori berbeda yakni Speed Klasik Youth C Putri dan Kategori Speed Klasik Youth D Putri.

“Keduanya dapat emas di hari yang sama tanggal 19 November,” kata Ketua Pembinaan dan Prestasi sekaligus Pelatih, Mukriani. Selasa (23/11/2021)

Menurut Mukriani, anak didiknya Zaskia Al Zahra yang baru berumur 13 tahun itu, saat di babak penyisihan sudah terlihat potensi kemenangan dengan mencatat waktu 24,29 detik.

Hingga ke final sebagai yang tercepat. Ia memanjat dalam waktu 10.80 detik dari dua jalur Speed yang disediakan panitia.

“Zaskia peringkat satu tercepat dari seluruh peserta seusianya yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, padahal lawan yang cukup berat dari Provinsi Bali, emas itu berhasil setelah kita menang dari mereka,” kata Mukriani.

Sementara hal serupa juga dialami Siti Noor Hemdi Salamah Syahputri.

Di babak kualifikasi ia meraih urutan ke tiga dengan mencatatkan waktu 30,82 detik. Berbeda sedikit dari perwakilan panjat Provinsi Bali, Ni Kadek Dwiyantari Saniasih dan Jawa Timur, Mayra Azalia Nabila yang mencatatkan masing-masing 30,04 detik dan 30.52 detik.

Tapi perolehan itu dapat perempuan kelahiran 2010 balas di babak Final. Ia berhasil merebut medali emas dan menjadi juara.

Perolehan sementara, Kalsel berada di klasmen 4 dengan perolehan 2 emas dan 3 perunggu.

Selain Zaskia Al Zahra dan Siti Nor Hemdi Salamah SyahPutri peraih medali yang lain ada di Noor Asyada asal Kabupaten Banjar ia merebut perunggu Kategori Speed World Record Youth B Putri.

Kemudian masing-masing 1 perunggu di Kategori
Speed World Record Youth A Putra dan Boulder Junior Putra yang di peroleh Muhammad Firdan Ardhika dan Moch Ferza Fernanda Abdi asal Tapin.

Mukriani juga mengatakan dengan meraih medali emas ini jadi titik terang bagi atlet banua merobek sejarah sebelumnya belum pernah dapat medali. (HM)

 157 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!