SuarIndonesia – Terus berupaya maksimalkan peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya dengan budi daya Udang Galah.
Melihat peluang tersebut, Komisi II DPRD Provinsi Kalsel yang membidangi ekonomi dan keuangan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (18/8/2023).
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo mengatakan pihaknya tertarik dengan budi daya Udang Galah SiJawa (Produksi Jogja Istimewa) yang dikembangkan di Kota Pelajar ini.
“Jadi kita berdiskusi mulai dari bagaimana teknik pembenihan di DIY yang mana meliputi kegiatan pemeliharaan dan seleksi induk, persiapan wadah, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva hingga penyediaan pakan,” ucap Imam
Sekretaris DKP Provinsi DIY, Fitrianto Noorcahyo, yang secara langsung menerima rombongan Komisi II mengatakan bahwa Udang Galah SiJawa adalah varietas udang galah khas DIY yang merupakan domestikasi udang galah asal DAS Bengawan Solo dilakukan melalui pengadaan sejak tahun 2013.
“Udang Galah SiJawa ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya tahan terhadap perubahan lingkungan yang ekstrem, sehingga pembudidayaannya cukup luas. Tahan di berbagai ketinggian, dan relatif tahan terhadap serangan bakteri Vibrio Harveyi” Ujar Fitrianti Noorcahyo
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Fahrani, S.Pd.I., M.Si., selaku praktisi pembudi daya berbagai jenis ikan mengaku sangat tertarik dengan varietas ini.
Ia berharap DKP Provinsi Kalsel dan DKP Provinsi DIY menjalin sebuah kolaborasi mengingat menurut Fahrani Kalsel sebagai penyangga IKN dapat memenuhi kebutuhan permintaan Udang Galah.
Sekretaris DKP Provinsi Kalsel Nadiyah, mengatakan menyambut baik atas kepedulian para Wakil Rakyat “Rumah Banjar” terhadap keberlangsungan budi daya Udang Galah ke depan.
“Ke depan kita akan menjalin komunikasi dan berkoordinasi untuk menindaklanjuti hal ini. Terima kasih kepada Komisi II yang sudah memberikan dukungan dan Energi agar kita semakin kuat dan solid untuk mewujudkan cita-cita bersama,” tutup Nadiyah. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















