DIWANTI-WANTI, Stok Vaksin di Kabupaten Kota se Kalsel Agar Selalu Tersedia

- Penulis

Rabu, 10 November 2021 - 20:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor, mewanti-wanti agar vaksin selalu tersedia. Menurutnya, jika stok vaksin di kabupaten kota menipis atau habis, pihak provinsi bisa segera mendistribusikannya.

Sebaliknya, jika stok vaksin di tingkat provinsi berkurang segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meminta penambahan.

“Segera kita perhatikan kabupaten kota yang stok vaksinnya hampir habis,” kata Sahbirin, saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Idham Chalid, Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Rabu (10/11/2021).

 

Ditegaskannya, ketersediaan vaksin di tingkat provinsi harus selalu ada, karena sangat penting meningkatkan capaian vaksinasi.

Dikatakannya, komunikasi menjadi kunci utama baik emerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa harus aktif berkoordinasi.

“Kita bersyukur pelaksananaan vaksinasi di Kalsel sangat terbantu dengan kerja bersama antarkomponen.

Baik TNI/Polri, tenaga kesehatan, pihak swasta, para ulama, unsur pers, organisasi kemasyarakatan, dan lainnya,” ucap Paman Birin sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM. Muslim memaparkan mengacu data KPC-PEN, capaian vaksinasi di Kalsel terhitung tanggal 9 November 2021 untuk dosis pertama sebesar 41.85 persen dan dosis kedua sebesar 25.68 persen dari target 3,161 juta jiwa.

Baca Juga :   KPK BUKA SUARA soal PN Jaksel Menangkan Praperadilan Sahbirin Noor

Ia mengatakan, angka tersebut secara real bisa saja berbeda, mengingat masih banyak data yang belum terinput.

“Capaian vaksinasi kabupaten kota sejak minggu pertama bulan November menunjukkan peningkatan,” jelas Muslim.

Saat ini, ujar Muslim, Banjarbaru mencatatkan capaian vaksinasi terbesar di Kalsel, yaitu sekitar 63 persen, sedangkan peringkat kedua terbanyak adalah Banjarmasin, yakni sekitar 61 persen. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PROPAM Polda Kalsel dan POM TNI Sidak Kelengkapan Anggota Polri di Jalan Raya
WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol
BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit
INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota
KANTOR PLN UP3 Banjarmasin “Digeruduk” Massa Aliansi Pemuda
RAPAT Banggar DPRD Kalsel Dihentikan, Serapan Anggaran Rendah
PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:12

HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:08

SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca