DIVA Oktavina Ifada Raih Beasiswa YSEALI Amerika

- Penulis

Minggu, 16 Februari 2025 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diva Oktavina Ifada (23) asal Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan menerima beasiswa program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Spring 2025 dari pemerintah Amerika Serikat. (ANTARA/HO-Dokumen pribadi)

Diva Oktavina Ifada (23) asal Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan menerima beasiswa program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Spring 2025 dari pemerintah Amerika Serikat. (ANTARA/HO-Dokumen pribadi)

SuarIndonesia — Seorang pemudi asal Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Diva Oktavina Ifada (23) meraih beasiswa program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Spring 2025 dari pemerintah Amerika Serikat.

Selama lima pekan sejak April-Mei 2025, alumni Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalsel ini bakal mengikuti program khusus dari pemerintah AS berupa pelatihan keterampilan bidang kemasyarakatan dan pemerintahan.

“Berkat keyakinan, akhirnya saya bisa lulus seleksi YSEALI yang sangat ketat dan rencana program beasiswa dimulai April 2025,” kata Diva di Tabalong, Minggu (16/2/2025).

Sebelumnya Diva sempat merasa pesimis, namun keyakinan pada diri sendiri menjadi kunci untuk meraih kesuksesan.

Impian untuk belajar di luar negeri melalui beasiswa tersebut menjadi motivasi bagi Diva yang punya banyak prestasi pada lomba debat bahasa Inggris sejak usia dini.

“Mimpi untuk belajar dan mengembangkan diri di luar negeri bukan hal mustahil karena itu saya berharap dapat terus menginspirasi anak daerah dan generasi muda di Indonesia untuk terus berusaha meraih mimpi mereka,” ungkapnya.

Namun, seperti halnya perjalanan menuju kesuksesan, tidak semua usaha menghasilkan hasil yang diharapkan.

Pada 2023, keinginan Diva untuk mendapat beasiswa ke luar negeri kandas setelah mendapat penolakan mengikuti program sebuah program beasiswa bergengsi yang diselenggarakan Kemendikbudristek, yakni Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).

Penolakan ini menjadi pukulan berat, namun Diva tidak menyerah dan menggunakan pengalaman tersebut sebagai momentum untuk belajar dan berkembang.

Hal itu, diungkapkan Diva, justru menjadikan kegagalan sebagai katalis menjadi lebih kuat dan lebih berani untuk mengejar mimpi.

Bagi Diva yang pernah dua kali mengikuti National School Debate Competition (NSDC) tersebut, kegagalan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran.

Baca Juga :   POKDARWIS di Balangan Diberi Pelatihan dan Simulasi Rescue

Ia pun terus mengikuti seleksi beasiswa, hingga pada tahun yang sama, Diva meraih beasiswa full funded ke luar negeri untuk pertama kalinya.

Beasiswa tersebut membuka kesempatan bagi Diva untuk mengunjungi tiga negara sekaligus, yaitu Singapura, Malaysia dan Thailand.

Pada September 2023, Global Youth Action memilih Diva sebagai delegasi mewakili Internasional Youth Innovation Forum yang diselenggarakan di Sunway University, Malaysia.

“Dukungan keluarga sangat penting dalam perjalanan hidup saya dan orangtua menjadi sumber motivasi utama yang selalu menunjukkan antusiasme dalam setiap langkah yang diambilnya,” tutur Diva dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Ia mempunyai mimpi untuk bisa mewakili Indonesia pada forum internasional pada masa mendatang.

Sementara itu, perjalanan Diva pada dunia kompetisi dimulai sejak usia dini mulai dari seni lukis tingkat taman kanak-kanak yang diselenggarakan oleh FLS2N pada 2008, mewakili Kalsel pada Lomba Bahasa Inggris (Kidz Glowing) tingkat nasional yang diselenggarakan Universitas Brawijaya dan lomba sains tingkat Nasional (Olimpiade Sains Kuark) pada 2014.

Selain itu, Diva mewakili Kalsel pada perlombaan FLS2N tingkat SMP yang diselenggarakan Manado Provinsi Sulawesi Utara pada 2016.

Pada tingkat SMA, Diva juga menunjukkan kemampuan debat dengan mengikuti National School Debate Competition (NSDC) selama dua tahun berturut-turut. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01