SuarIndonesia – Meski terjadi sedikit kenaikan harga, ketersediaan telur ayam dipastikan surplus pada pekan pertama bulan Ramadhan 2022.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kalsel, Fathurrahman, merinci minggu pertama bulan April kebutuhan telur mencapai 480,99 ton.
“Pada sisi lain ketersediaan telur minggu pertama April ini 744,88 ton, jadi masih surplus antara kebutuhan dan ketersediaan,” ujarnya.
Diakui Fathur, kebutuhan telur selama hari besar keagamaan nasional (HBKN) seperti ramadan dan idul fitri sedikit meningkat jika dibanding hari biasa.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kalsel, Fathurrahman
Dikatakannya, peningkatan kebutuhan telur tersebut dikarenakan banyak warga yang membuat kue dengan bahan dasar telur.
“Kebutuhan memang meningkat, tapi untuk stok tetap masih aman,” katanya.
Ia pun mengimbau warga untuk tidak panik dan membeli secara berlebihan karena ketersediaan telur masih samgat aman.
Disebut Fathur, ketersediaan telur bahkan aman perhitungan untuk satu tahun. “Memang kebiasaan terjadi ketika ramadan dan idul fitri harga sedikit mengalami kenaikan,” urainya.
Ditambahkannya, ketersediaan telur ayam selama setahun mencapai 90,467 ton, sedangkan perkiraan kebutuhan hanya 29,500 atau masih surplus 60,967 ton.
“Stok awal telur ayam tahun 2022 44,677 ton, perkiraan produksi selama setahun 45,789 ton, sehingga total ketersediaan 90,467 ton.
Dengan angka tersebut maka kita tidak perlu mendatangkan telur dari luar karena produksi di dalam daerah masih mencukupi,” pungkasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















