SuarIndonesia – Gelaran Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke – 4 Tahun 2020 yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin resmi ditutup kemarin, Minggu (8/3) dengan diakhiri acara closing ceremony Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2020 digelar kembali ke panggung utama di Atrium Dutamall Banjarmasin Minggu (8/3/2020) malam.
Berbagai agenda telah dilaksanakan selama empat hari penuh, sejak 4 – 8 Maret. Dari dialog terkait Kain Sasirangan, lomba – lomba, penampilan desainer nasional, artis ibukota, hingga karnaval dan parade massal yang diikuti ribuan peserta.
Tak kalah menarik di karnaval juga hadir bintang tamu dari Jember Fashion Carnaval (JFC). Sepuluh talent dari JFC yang namanya sudah tersohor hingga di mancanegara sempat menjadi sorotan.
Mereka juga tak ketinggalan untuk memeriahkan acara karnaval dan parade dengan berjalan kaki, start dari Kampus UIN Antasari hingga halam kantor TVRI Banjarmasin.
Pemko memang tak pernah absen menghelat BSF. Persisinya sejak 2016 lalu, sejak kepemimpinan Ibnu – Herman gelaran untuk memperingati hari lahirnya Dekranasda Banjarmasin selalu diadakan.

Seperti BSF ke – 4 Tahun 2020 ini digelar untuk memperingati HUT Dekranasda Banjarmasin ke 40.
“Selamat atas ulang tahun Dekranasda Banjarmasin yang ke 40,” ucap Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina saat memberikan dalam sambutannya saat Karnaval dan Parade Massal Basasirangan di halaman TVRI.
Ibnu pun ingin agar BSF tahun depan lebih meriah dan baik lagi. “Mudah-mudahan tahun depan BSF ke lima lebih meriah lagi,” harapnya.
Memang, BSF tentunya akan kembali digelar tahun depan, namun dengan catatan jika Ibnu kembali terpilih di Pilkada 2020 ini dan kembali memimpin Banjarmasin.

Namun yang menjadi pertanyaan apakah BSF ke – 5 apakah masih ada, jika Ibnu tak terpilih lagi sebagai walikota? Ibnu pun bercita-cita agar BSF terus digelar. Siapa pun yang menjadi walikota Banjarmasin.
“Siapa pun (walikotanya, red) harus diteruskan, apalagi kalau saya yang meneruskan,” ujar Ibnu sambil tertawa.
Ibnu berharap, jika BSF tetap diselenggarakan tentu lebih baik lagi. Ia pun mengingatkan semangat BSF digelar untuk mengangkat harkat martabat dan memperkenalkan Kain Sasirangan agar lebih diketahui khalayak.
“Tentu dengan perbaikan-perbaikan dan mudah-mudahan tahun depan lebih baik lagi. Sampai jumpa dengan BSF ke 5 tahun 2021,” tutupnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















