DIJENGUK KELUARGA, Harapan Warga Binaan di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 1 September 2021 - 23:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banjarmasin hanya bisa menahan rindunya terhadap keluarga di rumah.

Pasalnya sudah hampir setahun warga binaan lapas yang berlokasi di Jalan Sutoyo S, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat itu tidak bisa menerima kunjungan lantaran masih pandemi Covid-19.

Saat dibincangi awak media, salah satu warga binaan Akhmad mengaku sudah lama menahan rindu akibat tidak diperbolehkannya tamu untuk membesuk warga binaan.

“Sudah hampir 1 tahun lebih pandemi, jam besuk terhadap warga binaan ditiadakan. Mudah-mudahan semua keluarga dari warga binaan ini bisa bertamu lah, karena hampir setahun tidak ketemu keluarga,” ungkapnya sambil menahan rindu, Rabu (1/9/2021).

Bukan tanpa alasan, harapan yang disampaikan Ahmad itu mencuat lantaran dirinya dan warga binaan lapas yang lain sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua yang bertujuan untuk pembentukan imun tubuh sebagai benteng dari paparan Covid-19.

Ia pun berharap, setelah pelaksanaan vaksinasi ini, semua warga binaan dapat menerima tamu dari keluarga mereka.

“Cukup senang lah, apalagi ini vaksin sudah yang kedua kalinya,” ucap Akhmad.

Di sisi lain, ia melihat warga binaan sangat antusias mengikuti vaksinasi ini, mengingat kesadaran merek terhadap kesehatan di masa pandemi ini cukup penting.

 

 

DIJENGUK KELUARGA, Harapan Warga Binaan di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin (2)

 

 

Sementara itu, warga binaan lainnya Jailani berharap, dengan adanya vaksinasi ini, pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Mudahan Covid-19 ini cepat berlalu lah, dan juga semua aktivitas warga di Banjarmasin cepat pulih,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan vaksinasi ke Lapas Kelas II A.

Setidaknya, 2.048 orang warga binaan lapas kelas II A Banjarmasin diberikan vaksinasi tahap kedua jenis Sinovac.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang saat itu meninjau lokasi vaksinasi ke lapas tersebut berharap agar seluruh warga binaan lapas bisa tetak dalam keadaan sehat.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

“Ini sudah vaksin kedua. Semoga warga binaan terus dalam keadaan sehat,” ungkap Ibnu usai melakukan pemantauan kegiatan vaksinasi di Lapas Teluk Dalam, Banjarmasin.

Selain itu ujar Ibnu, menurut laporan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Banjarmasin, bahwa tidak ada warga binaan yang terpapar Covid-19 sampai saat ini.

“Semoga saja antibodi benar bisa terbentuk,” terangnya.

Meskipun vaksinasi dilakukan di dalam lapas, Ibnu berharap ke depannya bagi warga binaan yang bebas, dapat menemui keluarganya dalam keadaan sehat.

“Itu nanti setelah keluar dari sini, dapat menjadi masyarakat yang sehat dan baik. Karena kesehatan adalah segala-galanya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kalapas kelas II A Banjarmasin, Porma Siregar mengucapkan terima kasih kepada pemko Banjarmasin karena vaksinasi untuk warga binaan di lapasnya dapat terlaksana.

“Untuk vaksinasi ini saya ucapkan terima kasih kepada Walikota, yang memberikan vaksin kepada warga binaan, hampir seluruhnya,” ungkap Porma.

Ia menjelaskan, vaksinasi warga binaan di Lapas Teluk Dalam, rencananya bakal dilaksanakan bertahap hingga 2 hari ke depan.

“Vaksin datang Senin kemarin, dan hari ini kita mulai vaksinasi warga binaan selama 3 hari berturut-turut,” ungkapnya.

Melihat antusias warga binaannya, ia optimis pelaksanaan vaksinasi untuk mendukung herd immunity di Kota Seribu Sungai ini dapat berjalan lancar.

“Alhamdulillah, kalau divaksin pertama mereka masih ragu. Namun vaksin kedua ini, mereka malah berlomba untuk bervaksin,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca