DIEVAKUASI Jasad Masinis II LCT Anugerah Indasah, Lima Korban Lainnya Terdata

SuarIndonesia – Dievakuasi jasad Masinis II LCT Anugerah Indasah, dan lima lainnya terdata.

Kondisi ombak laut yang tinggi kendala pencarian ABK (Anak Buah kapal) LCT Anugerah Indasah, yang tenggelam di perairan Tanjung Selatan wilayah Kabupaten Tala (Tanah Laut), pada Kamis (23/6) malam lalu.

Dan, Minggu (26/6/2022) baru satu jasad yang ditemukan dari enam orang yang hilang.

“Iya satu orang ditemukan dalam keadaan meninggal atasnama Tigor Hutabarat (52), Masinis II,,” kata Panit SAR Ditpoairud Polda Kalsel, Iptu Sutarman.

ABK bernasib naas tersebut ditemukan mengapung 15 mil dari daratan pesisir Pantai Batakan dan dievakuasi RSUD H Boejasin Pelaihari.

“Jasad ditemukan sekitar pukul 12.50 Wita oleh kapal KN 407 milik Basarnas Banjarmasin,” tambah Anggota Basarnas, Maulana.

“Pasca ditemukannya satu jenazah ini, langkah selanjutnya apakah kembali dilakukukan pecarian masih menunggu konfirmasi dari agen kapal,” jelasnya lagi.

Saat ini Tim SAR gabungan Basarnas Banjarmasin, Ditpolair Polda Kalsel, Satpolairud Polres Tala, BPBD Tala dan Pos Lanal Batakan serta PMI Tala masih terus menyisir di wilayah Batakan hingga Tanjungsilat.

Diketahui, LCT itu ditemukan sekitar 4 mil dari Pantai Sanipah, Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Tanah Laut, pada Sabtu (25/6), dalam kondisi terbalik.

Sebelumnya, kapal berlayar dari Banjarmasin menuju Samarinda dengan 11 ABK.

Tim SAR gabungan juga menemukan lifecrab terapung tanpa ada orangnya.

Setelah menemukan posisi kapal dan mempelajari situasi di sekitarnya, Tim SAR gabungan kembali ke posko di Pantai Batakan Baru, Desa Batakan, untuk mengadakan kordinasi dengan tim yang stanby di darat.

Kini masih lima korban lagi yang masih dalam pencarian yakni TuhaLauruw (46) juru minyak, Marajohan Siahaan (58) nahkoda, Jimmy Carter RM (44 ) mualim I, Priyono (57) kepala kamar mesin dan Haris Adityo (32) juru mudi.

Sedangkan lima ABK yang diselamatkan Kapal MT Ferry XII, sampai saat ini masih berada di KSOP Batulicin untuk pemeriksaan.

Mereka, Abdul Aziz Setiawan (25) mualim II, Shaifullah Safri (25) mualim III, Benny Hidayat (44) juru mudi, Valentino V Paruntu (30 ) juru mudi dan Novri Pontolawokang (30) juru masak. (*/ZI)

 136 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!