DIDUGA MAIN CURANG, Oknum Peserta Lelang Jabatan Lima SKPD di Banjarmasin

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2020 - 04:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Proses lelang jabatan lima kepala SKPD di lingkup Pemko Banjarmasin baru separuh jalan. Persisnya baru sampai penilaian self assessment psikologi.

Belum selesai hingga pengumuman hasil, proses seleksi tersebut terima kabar miring.

Salah seorang oknum peserta seleksi diduga telah melakukan kecurangan dengan mengandalkan jasa joki saat proses self assessment yang diadakan secara virtual.

Kabar miring ini bermula dari adanya laporan salah seorang peserta yang merasa keberatan atas tindakan rivalnya tersebut.

Laporkan itu pun disampaikan ke Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD, Diklat) Banjarmasin selaku panitia penyelenggara.

Belum cukup, pelapor juga mengirimkan foto dari hasil tangkapan layar saat proses self assessment yang dilakukan secara online berlangsung sebagai barang bukti dugaan kecurangan.

Dikonfirmasi terkait kabar miring ini, Bidang Pengadaan Kepangkatan dan Mutasi ASN, BKD Diklat Banjarmasin, Fauzan, mengakui memang telah mendengar soal laporan tersebut.

“Ya, ada yang mengadu kayanya. Kami sebenarnya kurang tau. Cuma memang ada keributan dari peserta kemarin,” ujar Fauzan, Kamis (06/08/2020).

Fauzan mengakui, saat self assessment berlangsung, peserta memang diperbolehkan didampingi orang lain. Akan tetapi tujuanya hanya sebatas untuk membantu, jika ada kendala di bidang IT. Maklum, proses kali ini memang dilakukan secara online.

“Tapi kalau itu sifatnya membantu sebagai operator atau bagaimana karena peserta ini ada yang lemah di bidang IT, bisa saja. Tapi ke dalamnya kita tak tahu,” imbuhnya.

Kendati demikian, Fauzan tak berani menerangkan lebih dalam tentang persoalan ini. Apakah laporan tersebut memang betul-betul suatu pelanggaran yang dilakukan peserta atau tidak.

“Kita hanya sekretariat saja. Tugas Kami hanya menjalankan proses. Jadi tak bisa ikut campur lebih dalam sampai penilaian,” jelasnya.

Baca Juga :   DEBAT Pamungkas Pilwali Banjarmasin, Adu Gagasan Pengentasan Kemiskinan dan Digitalisasi Paling Canggih

Untuk yang bisa menilai apakah itu betul suatu pelanggaran atau tidak hanya Tim Panitia Seleksi (Pansel). Dan menurut Fauzan Tim Pansel tentunya sudah mengetahui persoalan ini.

“Barangkali nanti akan kami sampaikan ke Timsel. Lagipula tim juga tentu memonitor. Mungkin tau saja informasi-informasi. Karena itu menyangkut penilaian juga kalau itu benar bisa dibuktikan,” tukasnya.

Awak media pun mencoba mengkonfrontasi ke Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarmasin, Hamli Kursani yang juga merupakan salah satu dari lima anggota Tim Pansel terkait adanya dugaan kecurangan ini.

Namun sayang, Hamli yang saat itu masih ada di ruangannya enggan memberikan komentar terkait kisruh dugaan kecurangan tersebut. “Kata bapak silakan tanyak ke tim pansel saja,” ujar salah seorang staf kesekretariatan.

Awak media pun akhirnya berhasil menghubungi anggota Tim Pansel lainnya melalui sambungan telepon. Yakni Muhammad Effendi dari Fakultas Hukum ULM.

Saat dikonfirmasi, Effendi pun mengaku belum menerima laporan tersebut. Meski begitu, jika memang terbukti benar telah terjadi kecurangan dalam proses penilaian, bisa saja pihaknya akan menjadikan hal itu sebagai salah satu pertimbangan.

“Bila ada informasi seperti itu, kirim saja surat kepada kami, maka akan kami kroscek. Kalau memang terbukti seperti itu tentu Pansel akan mempertimbangkan untuk meminta rekomendasi dan seterusnya,” tuntasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemko Banjarmasin telah membuka lelang jabatan untuk pengisian lima kepala SKPD yang saat ini masih kosong. Adapun posisi yang saat ini sudah dilamar sebanyak 38 ASN.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel
MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina
TERDAKWA Pecatan Polisi, Pembunuh Mahasiswi ULM “Lolos” dari Hukuman Lebih Berat
AKSI MASSA di Gedung DPRD Kalsel, Soroti MBG dan Nasib Guru Honorer
HEBOHKAN DUGAAN PEREKAMAN Diam-diam di Toilet Pasar Sentra Antasari
TANGAN TERBORGOL, Eks Pejabat Kejari HSU Digiring ke Ruang Persidangan Tipikor Banjarmasin
ERA BARU Logistik Polri Semakin Modern untuk Menunjang Pelayanan kepada Masyarakat
PRESTASI GEMILANG di Tingkat Nasional, Kapolda Kalsel “Diganjar Penghargaan” dari Kapolri

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:58

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52

MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:51

MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01

TANGAN TERBORGOL, Eks Pejabat Kejari HSU Digiring ke Ruang Persidangan Tipikor Banjarmasin

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:33

ERA BARU Logistik Polri Semakin Modern untuk Menunjang Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:20

PRESTASI GEMILANG di Tingkat Nasional, Kapolda Kalsel “Diganjar Penghargaan” dari Kapolri

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00

SOSOK PRIA Videonya Viral, Khalikin Buka Suara dan “Gentlemen” Minta Maaf ke Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:23

SERATUS DRIVER SKPD Pemprov Dilatih Ditlantas Polda Kalsel Keterampilan Safety Driving di SDC Banjarbaru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca