DIBALAS SENYUMAN, Suntikan Vaksin ke Orang Dengan Gangguan Jiwa

- Penulis

Kamis, 24 Juni 2021 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Seakan tidak merasakan sakit, suntikan vaksin Covid-19 yang diberikan tenaga kesehatan (nakes) malah dibalas dengan senyuman dari Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Meski tertutup dengan masker, tatapan kosong dan senyuman polos tersirat saat warga yang mengidap gangguan jiwa tersebut duduk di kursi penerima vaksin di ruang utama Rumah Singgah Baiman, milik Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin, Kamis (24/06/2021) siang.

Mereka berjejer rapi mengikuti arahan petugas pendamping sosial yang mengabdikan dirinya di rumah singgah tersebut untuk bisa mendapatkan vaksin.

Tak seperti warga atau target vaksinasi pada umumnya, pemberian vaksin pada ODGJ ini terlihat sedikit runyam. Pasalnya, selain kesulitan dalam berkomunikasi, petugas kesehatan juga sulit menginput identitas dari ODGJ yang bakal menerima vaksin.

Kepala Operasional Rumah Singgah Baiman, Hasan Basri mengatakan, ODGJ yang menerima vaksin ini ada sebanyak 61 orang.

“Kesulitan dalam menginput nama penerima vaksin ini karena hampir 10 persen ODGJ yang ada di sini tidak memiliki identitas,” ungkapnya saat dibincangi awak media di sela kegiatan vaksinasi tersebut.

 

Vaksinasi Orang Dengan Gangguan Jiwa

 

Menurutnya, yang jadi sasaran utama adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau mereka yang mengalami disabilitas fisik dan mental. Dan sudah selesai menjalani perawatan di RSJ Sambang Lihum.

Kepala Operasional Rumah Singgah Baiman, Hasan Basri berharap vaksinasi di rumah singgah bisa dilakukan berkelanjutan. Alasannya, lantaran jumlah penghuni rumah singgah yang tidak menentu.

“Layanan di sini, full 24 jam. Ketika ada yang mengantar misalnya Satpol PP, selalu kami terima,” ucapnya, Kamis (24/6/2021).

Lelaki yang saat ini juga menjabat sebagai Kasi Pembinaan Tuna Sosial dan Korban Tindak Kekerasan di Dinsos Kota Banjarmasin, itu juga menjelaskan bahwa selain memerlukan vaksin, pihaknya juga memerlukan rapid test antigen.

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

Sekali lagi, lantaran mereka yang diantar ke rumah singgah, kerap masih tidak diketahui apakah terpapar virus corona, atau tidak.

Sayang, selama vaksinasi berjalan. ODGJ yang divaksin banyak tersenyum dan diam. Hanya mau membuka suara kepada para petugas screening. Dari informasi yang dihimpun, dari total 61 orang, hanya satu orang yang tidak bisa divaksin lantaran mengalami riwayat sakit jantung.

Terpisah. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan bahwa pihaknya akan sebisa mungkin mengupayakan vaksinasi secara berkesinambungan.

“Totalnya, ada 1.000 ODGJ di Kota Banjarmasin yang ditargetkan untuk divaksin,” ucapnya.

Machli mengaku sadar ODGJ mesti menjadi perhatian bersama, lantaran mereka juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan vaksinasi. Di sisi lain, oleh pemerintah pusat, vaksinasi ODGJ juga diinstruksikan menjadi prioritas.

“Mereka juga rentan dan mudah terpapar COVID-19. Di Banjarmasin, ini adalah pelaksanaan kedua. Sebelumnya ada 89 ODGJ yang divaksin. Selain di sini, nanti juga akan ada di tempat-tempat lainnya,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca