Suarindonesia – Gubernur Kalsel, H. Muhidin mewanti-wanti bupati/walikota se Kalsel.
Ia meminta walikota/bupati se Kalsel menjalankan pemerintahan secara harmonis dengan wakil dan sekretaris daerah.
Hal itu ia sampaikan saat serah terima jabatan (sertijab) dan penyerahan SK pengangkatan walikota dan wakil walikota/bupati dan wakil bupati, itu dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (5/3/2025).
Sebanyak 12 pasangan kepala daerah turut hadir, kecuali Banjarbaru masih belum berpartisipasi karena harus menunggu pemungutan suara ulang.
Pada saat pelantikan tersebut, Gubernur Muhidin mewanti-wanti kepala daerah dan wakil se Kalsel.
Ia secara khusus berpesan agar sejalan dengan tagline yang ia usung, yaitu bekerja bersama merangkul semua. Muhidin mengingatkan pentingnya sinergi antara kepala daerah, wakil, dan sekretaris daerah.
Dia tak menghendaki jajaran kepala daerah terjadi ketidakharmonisan seperti yang sudah-sudah dan sering terjadi. Bahkan, secara tegas ia menyatakan tidak melayani jika suatu daerah terjadi ketidakharmonisan antar pucuk pimpinan.
“Jangan berselisih paham. Prinsipnya, tiga serangkai: kepala daerah, wakil, dan sekda harus saling merangkul.
Jika ada gagasan yang baik, dengarkan dan pertimbangkan, jangan diabaikan,” pesannya.
Menurut Muhidin, bisa saja wakil atau sekda mempunyai gagasan yang bagus.
Karena itu Muhidin meminta gagasan kepala daerah atau sekda dipertimbangkan oleh kepala daerah.
‘Insyaallah kami akan sering menengok kabupaten kota, tapi apabila tidak harmonis tidak kami layani,” tegasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















