BILA BANJIR USAI, Ibnu Berencana Hidupkan Kembali PPKM di Banjarmasin

- Penulis

Minggu, 31 Januari 2021 - 18:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berencana akan kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Banjarmasin.

Saat ini diketahui Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan ini masih menerapkan masa transisi dari kebijakan PPKM lantaran masih disibukkan dengan penanganan banjir.

Pria dengan sapaan Ibnu itu mengaku dalam masa transisi itulah pihaknya akan melakukan evaluasi soal penerapan PPKM di Kota Banjarmasin.

“Kalau penanganan banjir ini sudah selesai atau relatif bisa terkendali dengan baik. Insyaa Allah PPKM akan Kita coba hidupkan kembali,” ucapnya pada awak media usai menghadiri acara peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-95 di gedung baru SMK NU Banjarmasin, Minggu (31/01/2021) pagi.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali merapatkan barisan bersama dengan para pemangku kebijakan lainnya, khususnya yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin.

“Ya nanti kita rapatkan,” ujarnya singkat.

Ia berharap penanganan banjir yang saat ini tengah dilakukan oleh Pemko Banjarmasin bisa cepat selesai dan bisa kembali berfokus untuk menangani pandemi Covid-19 di Kota Seribu Sungai ini.

“Walaupun masih dalam masa transisi, semoga zona hijau yang saat ini disandang oleh Banjarmasin bisa tetap bertahan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, masa transisi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Banjarmasin akan segera berakhir per tanggal 1 Februari 2021.

Walaupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) pada 25 Desember 2021 yang lalu dan berisikan instruksi untuk memperpanjang PPKM. Pemerintah Kota Banjarmasin lebih memilih menerapkan masa transisi.

Masa transisi tersebut diputuskan karena kota dengan julukan sebagai Kota Baiman itu masih dilanda musibah banjir yang merendam beberapa pemukiman penduduk, khususnya di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan.

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Sebelumnya, PJ Sekda Kota Banjarmasin, Mukhyar membeberkan bahwa jam malam atau razia kerumunan di cafe atau tempat usaha lainnya dalam masa transisi tersebut tidak dilakukan.

Hal itu ditegaskan oleh PJ Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Mukhyar saat ditemui awak media di lobby Gedung Balai Kota Banjarmasin, Kamis (28/01) kemarin.

“Logikanya saja, kalau SK (Surat Keputusan) PPKM itu berakhir berarti kembali ke normal,” ucapnya pada awak media.

Mengingat saat ini masyarakat Kota Banjarmasin tengah dilanda musibah banjir yang sudah berlangsung selama dua pekan. Sehingga banyak masyarakat yang terdampak dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

“Melihat kondisi masyarakat yang saat ini masih dalam keadaan susah, kemudian petugas sedang fokus dalam menangani banjir. Jadi terkait penutupan dan razia jam malam itu untuk sementra ada pengecualian,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia menekankan bahwa dalam masa transisi atau peralihan ini, pihaknya tetap mengedepankan disiplin penerapan protokol kesehatan.

“Tetap, kita harap masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatannya,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca