SuarIndonesia – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) tak henti-hentinya menggelorakan semangat Revolusi Hijau yang dicanangkan ubernur Kalsel Sahbirin Noor sejak tahun 2017.
Bersama Balai Perbenihan Tanaman Hutan, setiap Kamis dan Jumat, Dishut melaksanakan kegiatan penanaman bersama di kawasan perkantoran Setdaprov Kalsel.
Hingga berita ini diturunkan, pada periode Oktober terhitung sebanyak 6400 bibit Sengon sudah ditanam personel Dishut dan BPTH di kawasan perkantoran setdaprov Kalsel.
Diantara nya sekitar Lapangan Tembak Korem 101/Antasari dan sekitaran pintu masuk depan kantor Lapas Banjarbaru.

Kadishut Kalsel, Fathimatuzzahra, mengatakan meskipun Program Revolusi Hijau Gubernur Kalsel Sahbirin Noor ini sudah terbilang sukses dan menjadi pilot project program pelestarian lingkungan secara nasional.
Namun kegiatan penanaman tetap selalu kami laksanakan. Hal ini bertujuan dari kegiatan penanaman, selain untuk menambah tutupan lahan di kawasan tersebut.
Juga untuk membangkitkan semangat Revolusi Hijau Masyarakat Banua agar terbangun spiritnya untuk menanam di dalam diri masyarakat serta bisa menjadikan kegiatan menanam menjadi budaya bagi masyarakat Kalsel.
“Kegiatan menanam tidak hanya dilaksanakan Dishut dan BPTH saja, seluruh KPH di Kalsel dan UPT Tahura Sultan Adam juga melaksanakan kegiatan penanaman setiap Kamis dan Jumat,” jelas Fathimatuzzahra.
Wanita yang akrab disapa Aya ini juga menambahkan, periode Oktober , tercatat total sebanyak 12 ribu lebih bibit ditanam.
Selain yang ditanam oleh Dishut Bersama BPTH, masih ada 5.680 batang bibit pohon berhasil ditanam oleh seluruh KPH yang tersebar di berbagai titik di Kalsel.
“Jumlah ini belum termasuk jumlah bibit yang dibagikan gratis kepada masyarakat yang kemudian mereka tanam masing-masing.
Selama perhelatan MTQ Nasional lalu saja, Dinas Kehutanan membagikan sedikitnya tiga ribu (3000) bibit gratis kepada masyarakat yang datang ke stand Dishut di MTQ Nasional Expo Kalsel, sedangkan untuk seluruh KPH, total hampir seratus empat belas ribu (113.817) batang bibit didistribusikan kepada warga masyarakat di berbagai wilayah Kalsel,” ungkap Aya.
Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan penanaman serta pembagian bibit gratis kepada masyarakat dapat memberikan semangat dan contoh bagi masyarakat agar tumbuh rasa cinta terhadap lingkungan, serta mau untuk menanam menghijaukan “Bumi Lambung Mangkurat”. (adv/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















