SuarIndonesia -Berawal korban Ferdy Ramadhan alais Ferdy (FD) (34) makan pentol, dalam kasus pembunuhan di Jalan Veteran depan Gang Antara, Banjarmasin Timur, Minggu (6/8/2023) dinihari.
Di lokasi kejadian, korban bersama teman-temannya. Tak lama kemudian datang pelaku bersama temannya juga untuk makan pentol di tempat yang sama dan kemudian tejadilah peristiwa berdrah
Kapolsekta Banjarmasin Timur, Kompol M Taufiq Qurrahman didampingi Kanit Reskrim Ipda Partogi Hutahaean mengatakan, peristiwa memang bermula ketika korban makan pentol.
Saat itulah, korban dan pelaku beradu pandang hingga cekcok mulut. “Apa cengang” Kemudian, katanya, korban membalas perkataan pemuda tersebut. “Apa? Kenapa? Kada babukahan aku (tidak akan lari),” ucap Kapolsek menirukan ucapan mereka itu sesuai pengakaun .
Pelaku dan teman-temannya kemudian langsung meninggal lokasi kejadian. Namun tak berapa lama dia kembali bersama teman lainnya.
Saat iulah, pelaku langsung menyerang FR,warga Jalan Pramuka Komplek DPR menggunakan celurit hingga luka parah dan meninggal dunia.
Petugas Polsekta Banjarmasin Timur dan Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin mendatangi lokasi kejadian serta petugas gabungan memburu pelaku.
Pelaku Ifan diamankan di Desa Handil Mulya, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Disinggung jumlah pelaku dalam kejadian tersebut, Kapolsek didampingi Kanit Reskrim mengaku belum bisa memastikan jumlahnya karena pihaknya masih belum meminta keterangan dari pelaku penyerangan. (*/YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















