BELUM MAKSIMAL, Anggota Dewan Menilai Pelaksanaan PPKM Level 4 di Banjarmasin

- Penulis

Jumat, 27 Agustus 2021 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan dinilai masih belum berjalan secara maksimal oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin.

Lembaga legislatif di Bumi Kayuh Baimbai ini lantas memberikan beberapa catatan terkait pelaksanaan kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat tersebut. Terutama masih banyak aturan yang tidak ditegakkan sebagaimana mestinya.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali saat ditemui awak media di halaman gedung wakil rakyat Kota Banjarmasin belum lama tadi.

Hal tersebut menurutnya, merupakan hasil dari memonitor langsung bagaimana penerapan PPKM Level 4 di Kota Banjarmasin. Apakah betul-betul efektif dan dilakukan sesuai dengan surat edaran Wali Kota Banjarmasin.

“Kami melihat, pelaksanaanya masih belum maksimal. Masih ada pembiaran terhadap kerumunan warga. Misalnya di kafe-kafe dan lain sebagainya,” ucapnya.

Padahal menurutnya, bila sudah ada ketentuan atau aturan yang melarang adanya kerumunan, maka sudah semestinya aturan ditegakkan.

 

 

BELUM MAKSIMAL, Anggota Dewan Menilai Pelaksanaan PPKM Level 4 di Banjarmasin (2)

 

 

Matnor juga mencontohkan hal lain yang ditemukan pihaknya. Seperti masih banyaknya tempat usaha khususnya kafe dan rumah makan yang buka melebihi batas waktu yang sudah ditentukan.

Bila dalam perwali, kafe atau sejenisnya hanya diperkenankan buka sampai jam 9 malam. Artinya di atas jam itu sudah tidak diperkenankan buka.

“Fakta di lapangan, masih ada yang buka di atas jam itu. Maka kami minta, tolong disamaratakan. Jangan justru terkesan ada keberpihakan atau tebang pilih dalam menegakkan aturan sesuai SE yang sudah diterbitkan,” tekannya.

Baca Juga :   Mengapa Gugatan Terhadap PLN Diajukan ke PTUN ?

“Dampak pandemi ini dirasakan kita semua. Kasihan masyarakat yang benar-benar menjalankan aturan. Yang disiplin protokol kesehatan (prokes) maupun tidak, sama-sama terdampak. Jadi sekali lagi penegakan aturan itu jangan tebang pilih,” pesannya.

Politisi Partai Golkar itu juga menyentil aparat penegak perda. Dalam hal ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Ia mengingatkan, dalam hal penegakan perda yang berada di garda terdepan untuk mengawal aturan-aturan itu adalah Satpol PP.

“Kemudian, dibantu dengan TNI dan Polri. Tapi, tetap Satpol PP di garda terdepan untuk penegakan perda,” tambahnya.

Lebih jauh. Selain mengharapkan, pengawasan penegakan perda ke depannya bisa lebih dimaksimalkan, pihaknya juga berjanji akan terus mengawasi penekanan kinerja pemko dalam hal penanganan pandemi.

“Termasuk, dalam program yang menekankan penurunan level. Utamanya dalam hal testing, tracing dan treatment (3T). Agar pandemi di Kota Banjarmasin, bisa benar-benar tertangani,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18