BANK KALSEL pada 2022 Catatkan Kinerja Positif

- Penulis

Senin, 9 Mei 2022 - 23:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, menuntut industri perbankan berbenah dan bertransformasi, serta beradaptasi dengan kemajuan zaman.

Situasi disrupsi digital hingga ketidakjelasan kondisi ekonomi global yang saat ini melanda tidak hanya Indonesia namun juga dunia, tentunya harus disikapi dengan cermat dan bijak. Inisiatif strategis yang konkret dan wajar, baik jangka pendek maupun jangka panjang, perlu dirumuskan dan dievaluasi secara berkala guna memberikan capaian optimal terhadap hasil yang diharapkan.

Tidaklah mudah bagi Bank Kalsel untuk menghadapi tantangan sekaligus menjaga amanah Pemegang Saham untuk turut berkontribusi terhadap pengembangan perekonomian daerah.

Oleh sebab itu, evaluasi secara berkala sangat penting dilakukan untuk memastikan dan memonitor strategi bisnis yang telah ditetapkan, dapat berjalan secara optimal.

Langkah-langkah strategis yang telah ditetapkan oleh Bank Kalsel di tahun 2022, sejauh ini telah berhasil memberikan hasil positif terhadap kinerja. Adapun strategi tersebut diterjemahkan dalam tiga fokus strategi.

Pertama, Optimalisasi Pendapatan, sebagai upaya mempertahankan rentabilitas dalam tingkatan wajar, dimana salah satunya adalah dengan menjaga dan meningkatkan performa aset-aset Bank yang potensial mendukung pendapatan bisnis.

 

BANK KALSEL pada 2022 Catatkan Kinerja Positif (2)

 

“Bank Kalsel berhasil menunjukkan hasil menggembirakan. Posisi Aset per 31 Maret 2022 adalah sebesar Rp17,57 triliun, mampu tumbuh sebesar 9,49% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp16,04 triliun (yoy). Hal ini juga ditunjang dari meningkatnya Dana Pihak Ketiga (DPK), di mana per 31 Maret 2022 mampu mencatatkan sebesar Rp14,51 triliun atau tumbuh 9,69% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp13,23 triliun (yoy),l” beber Hanawijaya, selaku Direktur Utama Bank Kalsel.

Kedua, Efisiensi Biaya, yakni meminimalkan/mengoptimalkan pos-pos pengeluaran berdasarkan skala prioritas. Biaya-biaya yang akan dikeluarkan disusun berdasarkan skala prioritas, yang memang penting dan berdampak dalam mendukung kinerja bank.

“Strategi ini berhasil memberikan dampak efektif dalam kinerja kami, dimana per 31 Maret 2022, Bank Kalsel mampu mencatatkan BOPO sebesar 69,32% dibanding tahun sebelumnya sebesar 69,94% (yoy). Hal ini menunjukkan, Bank Kalsel telah berhasil menekan biaya-biaya yang timbul sesuai dengan skala prioritas yang dibutuhkan perusahaan. Imbas dari langkah ini, per 31 Maret 2022 Bank Kalsel berhasil mencatatkan Laba sebesar Rp137,58 miliar lebih tinggi dibandingkan perolehan pada tahun sebelumnya sebesar Rp121,49 miliar (yoy) atau tumbuh sebesar 13,24%” terang Hanawijaya.

Baca Juga :   MASUK 'RPJMN' 2025-2029 Pembangunan Pelabuhan Laut Mekar Putih

Yang ketiga, Menjaga Kualitas Kredit yang berkualitas baik dan mengoptimalkan penagihan. Hal ini penting dilakukan dalam rangka memastikan kinerja kredit Bank Kalsel selalu berada dalam kondisi comply.

“Untuk kredit dan pembiayaan, Bank Kalsel mampu mencatatkan sebesar Rp11,47 triliun di posisi 31 Maret 2022, dengan kontribusi Kredit Konsumtif sebesar 53,98%, Investasi sebesar 29,41% dan Modal Kerja 16,61%. Catatan tersebut meningkat 3,02% (yoy) apabila dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp11.13 triliun. Raihan ini turut menjadi salah satu faktor keberhasilan Bank Kalsel dalam menjaga Peringkat Komposit di level 2, dimana NPL (gross) berada di posisi 3,66% lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yakni 3,69% (yoy). Ini mengindikasikan, Bank secara umum Sehat” tukas Hanawijaya.

Atas pencapaian kinerja tersebut, tentunya patut disyukuri, dimana meskipun banyak dipengaruhi oleh keadaan ekonomi global yang tidak menentu, kondisi kinerja keuangan Bank Kalsel tetap mampu bertumbuh positif. Upaya pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) yang ditetapkan regulator sebesar Rp3 triliun per 31 Desember 2024, menunjukkan progress yang positif, dimana per 31 Maret 2022 mencatatkan Modal Inti sebesar Rp1,89 triliun, tumbuh 3,86% dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,82% (yoy).

“Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Pemegang Saham, Gubernur dan Bupati/Walikota se-Kalimantan Selatan yang senantiasa memberikan dukungan, khususnya dalam upaya pemenuhan kewajiban yang ditetapkan regulator. Tak terkecuali juga kepada DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Kalsel. Besarnya dukungan ini menjadikan kami semakin optimis mampu memenuhi ketetapan regulator, sekaligus memacu kami untuk berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, sebagaimana tagline kami Setia Melayani, Melaju Bersama,” pungkas Hanawijaya.(ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
SAMPAH LOW VALUE, Plastik Ciki Cikian jadi Bahan Bakar Pabrik Semen di Kalsel
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:36

DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:03

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca